Bumdes Mandiri Sejahtera Ubah Limbah Tanaman Dan Plastik Jadi Bernilai

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mandiri Sejahtera di Desa Bundes, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat mampu mengolah limbah plastik menjadi sumber perjuangan. Tak hanya itu, BUMDes Mandiri Sejahtera juga memanfaatkan mesin pencacah limbah tanaman untuk dibuat menjadi pupuk maupun masakan ternak.


BUMDes Mandiri Sejahtera memiliki unit perjuangan yang bergerak pada sektor daur ulang limbah plastik dan pemanfaatan mesin pencacah flora. Sampah plastik dicacah dari yang mulanya tidak berkhasiat menjadi bernilai hemat, untuk dijual terhadap pabrik-pabrik pembuatan plastik.


Tak cuma itu, BUMDes Mandiri Sejahtera juga mempergunakan mesin pencacah flora untuk merusak daun, ranting, hingga dahan pohon, seperti flora jagung. Mesin ini difungsikan untuk mengolah limbah tanaman, untuk dicacah menjadi materi pengerjaan pupuk ataupun pakan ternak.


Tanaman yang telah dicacah, berikutnya difermentasikan ke dalam buleng-buleng plastik besar. Hasilnya mempunyai nilai ekonomi cukup bagus, mereka mampu menjual produknya Rp 80 ribu/drum.


Keberhasilan BUMDes Mandiri Sejahtera tak lepas dari kreativitas dan inovasi dari para perjaka Desa Bunder yang mendapat pemberian sarat dari pemerintahan desa dan pemerintah kawasan. Usaha pengolahan sampah diatur oleh lima orang pekerja.


Hadirnya inovasi di atas mampu mengatasi duduk perkara sampah, sekaligus mampu mempekerjakan masyarakat dengan peresapan tenaga kerja di desa setempat. Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam percepatan perkembangan ekonomi berbasis inovasi.


Pemkab Kuningan berharap penemuan ini menjadi ide bagi desa-desa yang lain sehingga visi Kuningan Maju berbasis Desa mampu terwujud.


Pendekatan inovasi dan kreativitas yang dilakukan di desa terbukti menenteng dampak nyata bagi perbaikan manajemen desa. Hal itu menjadi wujud dari Gerakan Desa Membangun untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.


0 Response to "Bumdes Mandiri Sejahtera Ubah Limbah Tanaman Dan Plastik Jadi Bernilai"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel