Inovasi Desa Bandar Khalipah, Membangun Rekreasi Di Bantaran Sungai Tembung

Berawal dari adanya sampah yang acak-acakan di sekeliling bantaran sungai Tembung Dusun 4. Pemerintah Desa Bandar Khalipah bareng warga membangun tempat wisata di areal bantaran sungai. Wahana wisata sungai itu dibiayai dengan budget swadaya masyarakat.


Desa Bandar Khalipah ialah salah satu desa di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Masyarakat kerap mencampakkan sampah di bantaran sungai sebab tempat itu tidak berpenghuni. Akibatnya, kawasan itu sungguh kumuh dan kotor.























Nama InovasiWisata Bantaran Sungai
PengelolaPemerintah Bandar Khalipah
AlamatDesa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara
KontakSuparyo SH (Kepala Desa Bandar Khalipah)
Telepon

Saat warga tengah kerja bakti membersihkan lokasi itu terbersit inspirasi untuk membangun wahana rekreasi di lokasi itu. Bermodal pengalaman pernah melakukan studi banding ke daerah Bali, Malang, dan Bandung, ide tersebut ditindaklanjuti oleh pemerintah desa. Terlebih, Desa Bandar Khalipah memiliki pemandangan yang cukup indah.


Awal Januari 2020 dimulailah pengerjaannya untuk membangun daerah wisata sungai di area bantaran Sungai Tembung. Tempat yang dibangun selaku area rekreasi sepanjang 650 meter itu melibatkan 8 Dusun. Objek wisata itu memiliki kemudahan arena out bond, flying fox, sepeda berjalan di atas tali, dan sebagainya.


Ada juga daerah bermacam kuliner dan minuman sehingga penduduk mampu menikmati kelezatan masakan dari desa. Para hadirin mampu duduk santai di tepian sungai dengan hembusan angin sepoi-sepoi. Desa Bandar Khalipah juga tengah menanami aneka pepohonan di areal pinggiran sungai.


Inovasi yang dikerjakan Desa Bandar Khalipah mendapat apresiasi konkret dari banyak pihak, salah satunya Tim Kisaran River Asahan Adventure. Klub arung penderasan itu jadinya tiba berkunjung ke lokasi rekreasi. Mereka sungguh kepincut dengan aksi warga sehingga menyumbang satu unit bahtera karet yang mampu menunjang wahana wisata sungai itu.


Untuk untuk mencegah penduduk membuang sampah secara sembarangan, Pemerintah Desa dan BPD berniat untuk menyusun peraturan desa. Perdes itu akan melindungi area rekreasi tetap higienis.


Inovasi rekreasi bisa menyelesaikan pemasalahan sampah, sekaligus mengangkat perekonamian dan menambah pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Desa Bandar Khalipah.


Pendekatan penemuan dan kreativitas yang dijalankan di desa terbukti membawa pengaruh nyata bagi perbaikan manajemen desa. Hal itu menjadi wujud dari Gerakan Desa Membangun untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.


0 Response to "Inovasi Desa Bandar Khalipah, Membangun Rekreasi Di Bantaran Sungai Tembung"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel