Inovasi Pupuk Organik Cair Dari Sabut Kelapa
Potensidesa.com—Tanaman juga membutuhkan suatu nutrisi sebagai materi untuk menunjang kemajuan dan perkembanganya, kalium misalnya. Nutrisi ini juga mampu ditemukan secara alami dengan memanfaatkan limbah sabut kelapa untuk dijadikan pupuk organik cair. Kelompok Santri Tani Milenial Berkah Mandiri Al Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap sudah membuktikanya dan memproduksinya.
Petani dapat menciptakan pupuk organik cair kalium (POC) dari sabut kelapa dengan sendiri dan mempunyai banyak manfaat. Misalnya, memperkuat batang dan akar, memperbesar kandungan buah dan biji flora, mencerahkan warna buah dan biji. Dan juga meningkatkan aroma buah, dan menciptakan rasa buah lebih bagus.
Proses Pembuatan
Cara menciptakan potasium POC selaku bahan baku utama dari tempurung kelapa . Pertama tama tempurung kelapa dipotong kecil-kecil dan dimasukkan ke dalam wadah. Selanjutnya larutkan air, tetes tebu dan EM4 Agriculture sampai merata ke dalam wadah. Kemudian tutup wadah rapat-rapat dan buka tutupnya selama beberapa detik setiap pagi untuk mengeluarkan gas. Simpan materi di daerah sejuk selama dua ahad, setelah selesai, saring larutan dan Potassium POC dan siap digunakan,
“Kandungan kalium yang sangat tinggi didalam sabut kelapa alami memungkinkan POC untuk dipakai dalam pembuatan materi alternatif untuk pengganti KCL kimia. Warna hitam pada air rendaman sabut kelapa disebabkan sebab larutnya KCL ke dalam air,” Papar KH.Shoiman Nawawi (Ketua KSTM Berkah Mandiri Al Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap)
POC kalium alami dari sabut kelapa sudah diaplikasikan pada lahan persawahan keluarga pondok pesantren Al Ihya Ulumaddin seluas 3 hektar (ha). Cara penyemprotan Potassium POC dengan takaran 200 ml diaduk dengan 15 liter air. Aplikasi fraksional ialah kalium tempurung kelapa POC dapat digunakan sebagai pupuk dasar selama tahap pengolahan tanah dan setelah padi memasuki tahap awal perkembangan.
“Saat padi mau mulai mekar, semprot flora padi dengan POC alami, dengan impian biar bisa mengisi butiran padi sebanyak-banyaknya,” harapnya.
Mukti Ali yang ialah Sekretaris KSTM Berkah Mandiri Al Ihya Ulumaddin juga memaparkan, produk POC diperkenalkan kepada petani melalui sesi pelatihan. “Pelatihan ini diadakan untuk mengenalkan POC terhadap petani dan kalangan wanita tani supaya bisa membuat POC dan mengaplikasikannya pada tanaman,” jelasnya.
Selain itu, KSTM Berkah Mandiri juga memproduksi POC yang lain. Diantaranya, plant growth-promoting rhizosphere bacteria (PGPR) ialah sejenis basil pemacu kemajuan tumbuhan, yaitu sejenis kuman baik yang mampu hidup di akar tanaman. Juga, bahan MOL dari tunggul pisang.
KSTM Berkah Mandiri bekerjasama dengan Pusat Pelatihan Pertanian Desa (P4S) Gunung Kemit di Desa Dondong, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap. Kebun seluas 2 hektar ini ditanami tanaman hortikultura dan kopi. Lahan tersebut dalam tahap pembangunan pendidikan pertanian dan wisata pertanian yang komprehensif untuk pelajar dan mahasiswa
0 Response to "Inovasi Pupuk Organik Cair Dari Sabut Kelapa"
Post a Comment