Lestarikan Seni Tradisi, Desa Banjaran Asuh Anak-Anak Seni Kuda Kepang
Kegiatan pemerintahan desa menjadi wadah pembelajaran bagi seluruh warganya. Selain aktivitas pembangunan fisik, Desa Banjaran berinovasi untuk menumbuhkan kecintaan dan pelestarian kebudayaan lokal. Desa ini melatih warga bawah umur dan dewasa tentang seni kuda kepang. Ke depan, penemuan desa ini akan mendukung kesempatanpariwisata dan meningkatkan ekonomi keluarga.
Desa Banjaran terletak di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Desa Banjaran merupakan desa padat penduduk, sayang kesempatansumber daya insan yang berlimpah itu kurang termanfaatkan karena minimnya wawasan dan keterampilan yang dimiliki warga. Sebagian besar warga mengenyam pendidikan lazim, sementara yang menempuh pendidikan teknis sangat sendikit.
| Nama Inovasi | Pelatihan Seni Kuda Kepang |
| Pengelola | Pemerintah Desa Banjaran |
| Alamat | Desa Banjaran, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung |
| Kontak | Mat Hamzah (Kepala Desa Banjaran) |
| Telepon | +62-812-7113-2684 |
Hal itu tercermin dari komposisi pendidikan para perangkat desa yang rata-rata jebolan sekolah umum. Karena itu, Pemerintah Desa Banjaran berupaya menyebarkan minat dan talenta penduduk lokal lewat pendekatan seni dan budaya setempat. Selain menumbuhkan minat dan bakat yang beragam, pendekatan ini mampu menjadi fasilitas pelestarian akhlak dan budaya.
Pelatihan petama yang diseleksi adalah seni kuda kepang. Pelatihan seni kuda kepang dilaksanakan oleh para tetua desa. Meski usia mereka sudah tak muda lagi, para tetua sangat bersemangat menularkan wawasan dan kemampuan yang mereka miliki pada generasi muda.
Ada pepatah, sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui. Langkah untuk mempergunakan keterampilan para tetua desa mampu menyasar dua kelompok, adalah belum dewasa dan orang renta. Sebelum diberi mandat mengorganisir pembinaan untuk bawah umur, para tetua desa melatih warga terpilih untuk membentuk kalangan seni kuda kepang desa. Kini, golongan seni itu telah menjadi ikon gres bagi Desa Banjaran.
Selanjutnya, pelatihan belum dewasa disokong oleh kalangan seni yang telah terbentuk. Anak-anak bahagia dan bergairah mengikuti training alasannya telah mempunyai model dari generasi yang lebih tua.
Inovasi yang diambil oleh Desa Banjaran menjadi pendekatan gres dalam training generasi muda. Generasi muda yaitu aset berguna suatu daerah, jikalau generasi mudanya baik maka baiklah daerah tersebut. Terobosan ini perlu menerima sumbangan dari desa-desa yang lain, tak terkecuali Pemerintah Kecamatan Padang Cermin dan Kabupaten Pesawaran.
0 Response to "Lestarikan Seni Tradisi, Desa Banjaran Asuh Anak-Anak Seni Kuda Kepang"
Post a Comment