Minimalkan Hama Tikus, Desa Cisuru Berdiri Rumah Burung Hantu Di Area Pertanian
Desa Cisuru mempunyai banyak cara untuk menanggulangi hama tikus yang merugikan petani, salah satunya ialah Rubuha (Rumah Burung Hantu). Inovasi ini menjadi solusi hama tikus yang ramah lingkungan. Rubuha juga mampu melestarikan keberadaan burung hantu atau Tyto Alba yang makin langka.
Desa Cisuru terletak di Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Sebelumnya, penanggulangan hama tikus dilaksanakan dengan berburu binatang pengerat itu. Secara gotong-royong petani membongkar lubang persembunyian tikus dan membunuhnya. Metode ini menimbulkan pencemaran udara dengan anyir bacin bangkai tikus yang sangat menyengat.
| Nama Inovasi | Rubuha (Rumah Burung Hantu) untuk menangani Hama Tikus |
| Pengelola | Kelompok Tani Dwi Lestari Desa Cisuru |
| Alamat | Desa Cisuru, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah |
| Kontak |
|
Selanjutnya, Kelompok Tani Dwi Lestari mempelopori pendirian Rubuha. Burung hantu memiliki kebiasaan berburu tikus sehingga petani membangunkan rumah bagi spesies ini di tengah sawah. Rubuha menjadi sarang sementara bagi buruh hantu di malam hari.
Inovasi Rubuha sangat menguntungkan bagi para petani sebab mampu mengurangi kerusakan flora padi akhir hama tikus. Selain itu, tata cara ini terang tidak menghancurkan lingkungan, sekaligus bisa mengembangbiakan spesies burung hantu yang mulai langka.
Berkurangnya hama tikus membuat hasil panen petani akan semakin meningkat. Inovasi dari Kelompok Tani Dwi Lestari Desa Cisuru pantas mendapat acungan jempol. Praktik serupa mampu dijalankan di desa-desa yang lain untuk meminimalisir hama tikus di area pertanian.
Khalid Barkah, Pendamping Desa Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap
0 Response to "Minimalkan Hama Tikus, Desa Cisuru Berdiri Rumah Burung Hantu Di Area Pertanian"
Post a Comment