Pasar Setu Sore, Desa Karangpucung Promosikan Rekreasi Kuliner Tradisional Di Tamat Pekan

Dusun Cijati ialah salah satu daerah padusunan di Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap. Lokasi dusun cukup strategis alasannya terletak di sentra kota kecamatan. Setiap Sabtu sore, masyarakat dapat menikmati aneka masakan tradisional di ruas jalan desa yang menjelma pasar tiban. Inovasi ini tak sekadar mampu menggerakan ekonomi penduduk , masyarakat Dusun Cijati juga tergerak untuk berhias mempercantik jalan desa.


Gagasan Pasar Setu Sore (baca: Sabtu Sore) lahir dalam dialog kalem sejumlah cowok dusun di warung kopi. Mereka menyaksikan warga dusun yang memproduksi aneka kuliner tradisional lumayan banyak. Ada yang membuat jamu beras kencur, ondol, serabi, comro, buntil, lostro, cabuk, awug-awug, gatot, hingga oyek. Selama ini, mereka berkeliling desa untuk menjajakan dagangannya, bahkan ada yang memasarkan produknya sampai luar Desa Karangpucung.

























Nama InovasiPasar Setu Sore
PengelolaPemuda Dusun Cijati
AlamatDusun Cijati, Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah
KontakAgus Bendot (Pemuda Dusun Cijati)
Telepon+62-818-0480-3469

Lokasi Dusun Cijati sendiri sangat strategis karena berada di perbatasan dua jalur poros desa, yakni Desa Tayem dan Tayem Timur. Di dusun ini ada pertigaan besar yang menjadi titik temu kemudian lintas dari Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir, Banyumas. Permukiman warga Dusun Cijati terbentang sepanjang tepian sungai yang sejuk dan higienis. Para pemuda percaya potensi masakan dan sistem penjualan alternatif akan bisa menggerakan roda perekonomian warga desa.


Mereka rutin berdiskusi dengan para penjualkeliling, tokoh lingkungan, cowok, dan masyarakat. Akhirnya, tercetus inisiatif untuk mengembangkan versi pasar tiban di sepanjang jalan dusun. Pasar tiban ini berikutnya diketahui dengan Pasar Setu Sore.


Komoditi andalan Pasar Setu Sore ialah aneka kuliner tradisional. Setiap simpulan pekan, Pasar Setu Sore menjadi kawasan berleha-leha keluarga sembari menikmati aneka produk pangan setempat dengan aneka citarasa. Selain itu, lingkungan yang higienis, sejuk, dan keramahan penduduk setempat menjadi modal untuk suksesnya rencana tersebut.


pasar setu sore alias pasar batur warna desa karangpucung cilacap


Sukses penemuan Pasar Setu Sore terletak pada keterlibatan akhir cowok desa dalam acara pemberdayaan penduduk desa. Pemuda Dusun Cijati mampu menangkap menangkap peluangmasyarakat, sekaligus menyebarkan celah pasar baru yang mengeksploitasi tren pola hidup kontemporer. Tak berlebihan, di abad mendatang, Pasar Setu Sore dapat berkembang menjadi menjadi destinasi wisata desa gres.


Setelah dua bulan berlangsung, Pasar Setu Sore didirikan selaku pasar resmi desa oleh Pemerintah Desa Karangpucung dengan nama Pasar Batur Warna. Batur dalam bahasa Banyumasan mempunyai arti halaman, warna memberikan keadaan halaman yang dipakai selaku pasar dicat dan dihias warna-warni oleh para perjaka desa.


Pada permulaan rintisan, pasar mampu menampung 43 pedagang. Kini, ada 52 penjualyang bergabung dalam pengembangan Pasar Batur Warna. Pasar Setu Sore atau Pasar Batur Warna merupakan pola praktik inovasi desa di bidang pengembangan pasar desa yang sangat mengagumkan.


Siapa sangka, obrolan kalem para cowok di warung kopi mampu mengubah paras Desa Karangpucung kian cantik, sekaligus menggerakan roda ekonomi desa semakin tanpa kendala. Peran pendamping desa sungguh diharapkan biar inisiatif masyarakat makin berpengaruh.


Kuncinya ada pada kemauan para warga untuk mewujudkan kreativitas dan inovasi dalam tata kelola desa. Bila setiap desa membuatkan prinsip “Satu Desa, Satu Inovasi” maka ada 74.954 penemuan yang mampu dipertukarkan sebagai tumpuan penyusunan program pembangunan dan pemberdayaan desa. Desa Bergerak Membangun Indonesia!


Narto, Pendamping Desa Kecamatan Sidareja, warga Desa Karangpucung, Cilacap


Originally posted 2018-03-21 07:37:32.

0 Response to "Pasar Setu Sore, Desa Karangpucung Promosikan Rekreasi Kuliner Tradisional Di Tamat Pekan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel