Pos Latihan Perjuangan “Berhasil”, Bkad Kebasen Adakan Model Pelatihan Dari-Oleh-Untuk Penduduk Di Desa Adisana

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu mandat yang diterima oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Kebasen. Model pemberdayaan penduduk yang dipilih oleh BKAD Kebasen adalah membuat ruang membuatkan dan duplikasi atas pengetahuan dan keterampilan yang ada di penduduk menjadi pengetahuan kolektif lewat Pos Latihan Usaha.


Pos Latihan Usaha terinspirasi dari pengalaman Nasrudin, warga Desa Adisana, yang gundah mencari karyawan untuk pengembangan usahanya. Usaha konveksi yang ditekuninya terus meningkat sehingga memerlukan pemanis karyawan baru. Meskipun, jumlah pengangguran di Desa Adisana cukup banyak, tetapi Nasrudin sukar mencari karyawan yang mempunyai kesanggupan dalam dunia menjahit yang cukup mumpuni.





























Nama InovasiPos Latihan Usaha “Sukses”
PengelolaBKAD Kecamatan Kebasen
AlamatDesa Kebasen, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
KontakKikis Kirwono (Ketua BKAD)
Telepon+62-+62-813-2774-6467
Websitehttp://bkad.or.id

Melihat fenomena itu, BKAD Kebasen mengambil terobosan dengan merintis Pos Latihan Usaha di Desa Adisana. Ujicoba Pos Latihan Usaha bertempat di Rumah Nasrudin di RT 02 RW 05. Dia didaulat menjadi tenaga pengajar, sementara BKAD Kebasen mendukung pengadaan sejumlah mesin jahit dan obras. Ujicoba bertujuan untuk menularkan wawasan dan ketrampilan Nasrudin dalam dunia jahit-menjahit kepada para warga di lingkungannya yang masih menganggur.


Evaluasi triwulan pertama menunjukkan Pos Latihan Usaha mampu melahirkan warga yang terampil dalam dunia menjahit. Tiga warga alumni angkatan pertama direkrut oleh Nasrudin selaku karyawannya. Warga lulusan Pos Latihan Usaha menjawab keperluan tenaga kerja terampil, meminimalkan pengangguran, sekaligus menumbuhkan jiwa wirausaha bagi masyarakat desa. Biaya penyelenggaraan Pos Latihan Usaha juga sangat efisien karena menerapkan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat.










Pada Oktober 2016, Pemerintah Kecamatan Kebasen meresmikan Pos Latihan Usaha dengan mengusung nama Sukses. Peresmian Pos Latihan Usaha “Sukses” dihadiri oleh Camat, Kepala Desa Adisana, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RT, RW, Pengurus BKAD Kebasen, Paguyuban Srikandi, akseptor kursus, dan warga sekitar. Dalam peresmian itu dilakukan Memorandum of Understanding (MoU) antara Nasrudin dan BKAD Kebasen untuk melanjutkan penyelenggaraan Pos Latihan Usaha selama satu tahun.


BKAD Kebasen memperlihatkan pemberian pengadaan peralatan yang diperlukan oleh Pos Pelatihan Usaha dengan versi pinjam. Selain itu, BKAD membiayai ongkos listrik sebesar Rp 50.000,- perbulan untuk penyelenggaraan pembinaan. Tidak ada upah atau gaji yang mau diterima oleh Nasrudin. Namun, dia diperbolehkan memanfaatkan perlengkapan mesin jahit untuk mendukung usaha konveksi di luar jam training.


BKAD Kebasen bermaksud membuka Pos Latihan Usaha di seluruh desa di Kecamatan Kebasen secara bertahap. Bidang perjuangan yang dilatihkan menyesuaikan keperluan penduduk dan ketersediaan tenaga pengajar yang ada. Pengembangan Pos Latihan Usaha “Sukses” menandakan kegiatan pembinaan dapat diselenggarakan oleh, dari, dan untuk penduduk .


Originally posted 2017-11-10 14:51:31.

0 Response to "Pos Latihan Perjuangan “Berhasil”, Bkad Kebasen Adakan Model Pelatihan Dari-Oleh-Untuk Penduduk Di Desa Adisana"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel