Semedo Manise, Desa Semedo Ekspor Gula Semut Ke Pasar Amerika Dan Eropa
Berkat produk gula semut, penghasilan petani dan perajin gula di Desa Semedo dapat meningkat. Para petani dan pengolah gula juga mempunyai posisi tawar yang baik terhadap pasar. Keberadaan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Manggar Jaya mampu menggusur para tengkulak yang merugikan para petani. Desa Semedo menjadi pola praktik penemuan desa yang mampu menghasilkan produk unggulan desa.
Secara turun-temurun, sebagian warga Banyumas memilih selaku penderes gula kelapa sebagai mata pencaharian utama. Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas menyumbang angka buatan gula cukup tinggi. Sayang, kehidupan para penderes (petani) gula kelapa masih jauh dari kategori makmur, bahkan Semedo pernah tercatat selaku desa tertinggal.
| Nama Inovasi | Gula Semut Semedo Manise |
| Pengelola | Koperasi Usaha Bersama (KUBE) Manggar Jaya |
| Alamat | Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah |
| Kontak | Akhmad Sobirin |
| Telepon | +62-813-2722-1055 |
| Website | www.semedomanise.com |
Angin pergeseran tiba semenjak kepulangan Akhmad Sobirin, cowok kelahiran desa setempat. Birin, demikian panggilan akrabnya, rela meninggalkan pekerjaannya di suatu BUMN yang bergerak di industri baja. Dia memutuskan pulang untuk meningkatkan desa lewat inovasi produk dan pengembangan wirausaha desa.
Dia memperkenalkan bikinan gula semut (kristal) kepada masyarakat Semedo. Ceruk pasar ekspor untuk produk gula semut masih tinggi sehingga dia berharap ada kenaikan harga jual gula. Bersama para petani beliau membentuk Koperasi Usaha Bersama (KUBE) Manggar Jaya. Kelompok ini mengembangkan gula semut dengan merek jualan Semedo Manise.
Secara teknis, bikinan gula semut berbeda dengan gula blok. Untuk gula blok, cairan nira diolah hingga mengental, lalu dituangkan ke dalam cetakan, kemudian didiamkan sampai masbodoh dan membeku.
Sedangkan untuk menciptakan gula semut, dikala cairan nira yang diolah mulai berwarna pekat, cairan mesti dicampur sampai terbentuk kristal. Selanjutnya, kristal itu dikeringkan di bawah sinar matahari.
Inovasi produk tersebut membuat 90 prosen produk gula semut asal Desa Semedo bisa menembus pasar ekspor ke Amerika dan Eropa. Ini merupakan hasil penerapan patokan buatan yang ketat oleh para perajin.
Produksi gula semut Desa Semedo dilarang menggunakan bahan pengawet, memenuhi tolok ukur kekeringan (kadar air maksimal 2 persen), tolok ukur ukuran butir (ukuran 16-18 mesh), dan kuantitas produksi cukup besar meraih 15 ton gula perbulan.
Kini, aktivitas pemberdayaan KUBE Manggar Jaya terus meningkat sampai menyentuh ke desa-desa tetangga. Mereka konsentrasi membuatkan perjuangan ekonomi produktif, termasuk untuk produk-produk lain selain gula semut.
0 Response to "Semedo Manise, Desa Semedo Ekspor Gula Semut Ke Pasar Amerika Dan Eropa"
Post a Comment