Transparansi Dan Partisipasi Penduduk Desa Argo Mulyo Dalam Pemanfaatan Dana Desa
Dengan adanya transparansi keuangan Dana Desa dan partisipasi penduduk , maka pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari Dana Desa diharapkan dapat berjalan dengan baik.
Cuaca hari itu cukup cerah saat Tim KPPN menyambangi Argo Mulyo. Desa Argo Mulyo ialah suatu desa bentukan Satuan Permukiman Transmigrasi yang terletak di Kecamatan Uwapa Kabupaten Nabire. Desa ini berlokasi cukup jauh, ialah sekitar tiga puluh kilometer dari sentra ibu kota Kabupaten Nabire.
Dengan mengendarai kendaraan beroda empat dinas, Tim pun sampai di desa yang mempunyai luas daerah sekitar 800 ha dan jumlah masyarakat1.040 jiwa. Demografi penduduk desa terdiri dari banyak sekali suku dengan jumlah suku orisinil Papua sekitar 50% dari keseluruhan populasi masyarakatdesa.
Setibanya di lokasi, Tim menyambangi Kantor Kepala Desa guna berdiskusi perihal pemanfaatan Dana Desa di kawasan ini. Matahari belum tinggi benar saat Tim diterima oleh perangkat desa dan dipersilakan duduk di ruang dalam.
Hasil dari diskusi dengan pegawanegeri desa setempat mengenai profil keuangan desa Argo Mulyo, jumlah pagu Dana Desa yang diperoleh dari APBN sebesar 765,9 juta rupiah. Jumlah Dana Desa yang masuk ke RKD sebesar 914 juta rupiah dengan jumlah Non Dana Desa yang masuk ke RKD (dana kesempatan ) sebesar 114,9 juta rupiah.
Dana Desa yang masuk ke Desa Argo Mulyo dimanfaatkan oleh warga desa untuk melakukan tiga hal proyek prioritas, yaitu pembangunan infrastruktur desa, pembangunan fasilitas dan prasarana, serta pengembangan ekonomi desa.
Semakin siang diskusi semakin menarik sampai masuk ke topik utama yaitu pemanfaatan Dana Desa di kawasan Argo Mulyo. Sembari ditemani makanan ringan obrolan itu pun mengalir dan berhasil menggali gosip yang dibutuhkan.
Berikut ini yaitu rincian penggunaan Dana Desa pada Desa Argo Mulyo:
1. Rabat jalan beton dengan panjang 350 meter dengan lebar 4 meter dan tebal 20 meter dengan biaya 404 juta rupiah dengan capaian output sebesar 95%.
2. Jembatan beton sebanyak dua unit dengan biaya 135 juta rupiah dengan capaian output sebesar 95%.
3. Gorong-gorong sebanyak satu unit dengan biaya 18 juta rupiah. Pengadaan ternak sapi, babi, kambing untuk kalangan Tani Masyarakat dengan biaya 222 juta rupiah. Besarnya dana desa tersebut memerlukan pengawasan dari publik, serta partisipasi warga desa, baik dari perencanaan acara, sampai pelaksanaannya, sehingga dana desa benar-benar dipakai dan disalurkan untuk program yang mempunyai pengaruh pada perekonomian penduduk desa.
Partisipasi dan keterlibatan penduduk ialah kunci dari pengelolaan dana desa. Pelaksanaan proyek pembangunan sejak penyusunan rencana sampai tahap pertanggungjawaban mesti selalu melibatkan penduduk . Masyarakat menjadi bab langsung dari proses tersebut.
Dari hasil monitoring dan penilaian diperoleh kesimpulan bahwa, penggunaan Dana Desa di Kampung/Desa Argo Mulyo Kecamatan Uwapa telah dilakukan dengan baik, transparan dan akuntabel. Semua tahapan dari proses penyusunan rencana, pelaksanaan dan penilaian telah melibatkan seluruh unsur penduduk dari tingkat RT, RW, Bamuskam, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Aparatur Pemerintahan Desa.
Baliho yang menyuguhkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung sudah terpasang dalam ukuran besar dan diposisikan di areal terbuka sekitar balai kampung. Selanjutnya duit tersebut dibagikan kepada masing-masing penanggung jawab kegiatan di masing-masing RT maupun golongan masyarakat untuk dipakai dalam aktivitas.
Proses pelaksanaan aktivitas selalu dilaksanakan lewat pengawasan secara bareng dan penilaian bersama oleh penduduk . Penggunaan Dana Desa di Kampung/Desa Argo Mulyo kecamatan Uwapa sudah melibatkan pihak kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia selaku unsur pengamanan pelaksanaan Dana Desa.
Kegiatan penjagaan tidak hanya dalam bentuk pengawalan di lapangan atau lokasi aktivitas, akan tetapi pihak kepolisian juga diikutkan dalam proses pengawasan atas penggunaan Dana Desa. Masing-masing kampung terdapat tenaga Babinkantibmas yang menerima salinan RAB (Rencana Anggaran Biaya) acara untuk membuat lebih mudah dalam pengawasan penggunaan Dana Desa.
Dengan adanya transparansi keuangan Dana Desa dan partisipasi masyarakat, maka pelaksanaan acara yang bersumber dari Dana Desa dibutuhkan mampu berlangsung dengan baik.
0 Response to "Transparansi Dan Partisipasi Penduduk Desa Argo Mulyo Dalam Pemanfaatan Dana Desa"
Post a Comment