Bank Sampah Dari Sampah Jadi Berkah
Sumampir, Potensidesa.com – DI MATA siapapun sampah selalu dianggap sebagai sesuatu yang kotor, anyir, tidak berfaedah dan tentu saja merusak keindahan. Padahal, apabila dikelola dengan benar,Seperti Bank sampah dengan kata indah dari sampah bisa jadi berkah. Pegiat Bank Sampah Resik Mandiri Desa Sumampir final-selesai ini sedang direpotkan dengan kata dari sampah jadi berkah itu. Mereka berupaya menyulap sampah menjadi barang yang bernilai tambah. Serta berupaya mengubah cara pandang penduduk desa terhadap sampah.
Bank sampah dari Sampah jadi berkah
Seperti sampah organik yang mampu dimasak menjadi kompos, sampah anorganik juga mampu dimasak menjadi sesuatu yang baru, indah, dan tentu saja mempunyai nilai irit yang mampu menjadi sumber pemanis pendapatan keluarga hal ini menjadi kesibukan bank sampah simpulan-simpulan ini.
Kerajinan hasil bank sampah
Kerajinan yang diproduksi oleh satu-satunya Bank Sampah yang ada di Kecamatan Rembang, Purbalingga ini antara lain tas, gantungan kunci, bros, dompet yang seluruhnya dibentuk dengan materi baku sampah plastik, dan baru-baru ini juga telah memproduksi seminar kit pesanan dari BLH Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
Baca juga: Ekowisata Upaya Konservasi Budaya dan DAS
Penjualan barang kerajinan bank sampah
Untuk masalah yang dihadapi ketika ini ada pada proses pemasaran, harga pemasaran barang kerajinan daur ulang Bank sampah ini dinilai mahal padahal asalnya dari sampah. Harga produk bermacam-macam tergantung ukuran dan tingkat kerumitannya. Untuk gantungan kunci dan bros mulai dari Rp 3000,- sedangkan untuk dompet dan tas dari Rp 20 ribu hingga Rp 125 ribu.
“Sebenarnya harga tersebut untuk mengeluarkan uang proses pengerjaannya. Membuat tas daur ulang lebih rumit dari tas biasa.” kata ketua Bank Sampah Resik Mandiri, Reza Azhar P. Menurut beliau, sebagian besar para perajin merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Lantaran teknik pembuatannya masih secara tradisional atau hand made. “Mungkin jika ada mesin pencacah plastik, kami mampu memproduksi lebih banyak, lebih singkat, harga produksinya bisa ditekan sehingga harga jualnya lebih hemat biaya, dan yang lebih penting sampah yang dipakai juga akan lebih banyak,” imbuh Reza.
Reza mengatakan, mengurus sampah semacam ini memiliki banyak faedah, Selain mempertahankan lingkungan semoga tetap higienis, indah dan sehat juga bisa membawa berkah, mendapat perhiasan penghasilan dan juga memperluas tali silaturahmi. Program dari Bank sampah sangat berdampak baik, Untuk mengolah sampah cuma diharapkan ketelatenan dan rasa ingin berteman dengan sampah. Berkawanlah dengan sampah, mulai dari lingkungan keluarga.
INA FARIDA
0 Response to "Bank Sampah Dari Sampah Jadi Berkah"
Post a Comment