Begini Cara Kerja Pompa Air Sudiyanto

Sudiyanto, 45 tahun, warga Desa Kotayasa Sumbang Banyumas yang menemukan pompa hydram, pompa air tenaga air. Pompa ini bisa mengalirkan dari dataran rendah ke dataran yang lebih tinggi hingga ratusan meter tanpa menggunakan listrik. (Aris Andrianto/Purwokertokita.com)
Sudiyanto, 45 tahun, warga Desa Kotayasa Sumbang Banyumas yang menemukan pompa hydram, pompa air tenaga air. Pompa ini bisa mengalirkan dari dataran rendah ke dataran yang lebih tinggi sampai ratusan meter tanpa menggunakan listrik. (Aris Andrianto/Purwokertokita.com)

Purwokertokita.com – Pompa air tenaga air karya Sudiyanto ini bisa meyemburkan air hingga mencapai ketinggian ratusan meter. Caranya dengan menurunkan air dari ketinggian 5 meter lalu disemprotkan kembali dengan alat temuannya Hydrolic Ram (Hydram) tanpa derma bahan bakar minyak maupun listrik.


Alat ini sangat cocok digunakan untuk kawasan di dataran tinggi dengan sumber air berada di dataran rendah. Ide Hydram juga alasannya adalah ksulitan warga menerima air higienis yang letaknya berada di tempat lembah.


Ada beberapa bab dalam satu unit pompa air. Bagian pertama yakni bak penampungan untuk menampung air dari sumber mata air.


Dari bak tersebut, kemudian dialirkan ke daerah yang lebih rendah dengan suatu pipa. Air dari bak penampungan tersebut kemudian ditampung lagi di sebuah penampungan yang tingginya 5 meter dari permukaan tanah.


Dengan kemiringan tertentu, air dialirkan ke Hydram melalui suatu pipa. Setelah masuk ke Hydram, air didorong ke atas atau tempat penampungan air yang berada di sekeliling perkampungan penduduk.


Air lalu dibagi dengan sebuah alat, dan dialirkan ke tempat tinggal-rumah penduduk. Yanto menjelaskan, prinsip kerja pompa air ialah mempergunakan daya dorong air dari ketinggian tertentu untuk memaksimalkan kembali air tersebut. Kemiringan antara air turun, pompa, dan air naik juga menjadi factor penting. “Ini yang saya belum tahu rumus fisikanya,” katanya.


Hydram sendiri dibentuk dari pipa galvins. Terdiri dari pipa input (kawasan air masuk), pompa, dan pipa output.


Di dalam pompa (yang berbentuk tabung), ada suatu klep yang yang dibuat dari kepingan ban bekas yang berfungsi untuk mengontrol sirkulasi udara. Komposisi yang pas antara udara dan air inilah yang menimbulkan air mampu terdorong ke atas.


Yanto menyampaikan, kian terjal atau semakin tinggi air dialirkan, maka akan makin kuat pula daya dorongnya.


Berkat temuannya tersebut, Yanto diganjar sejumlah penghargaan. Di dinding rumahnya yang terbuat dari anyaman bambu itu, ia terlihat berfoto bareng dengan mantan Presiden SBY. Uang dari hasil penghargaan itu, ia gunakan untuk membangun 6 unit pompa yang beliau bagikan terhadap tetangganya. Selain itu, ia juga bermaksud untuk membangun bengkel sendiri untuk menciptakan pompa.


Sudiyanto, 45 tahun, warga Desa Kotayasa Sumbang Banyumas yang menemukan pompa hydram, pompa air tenaga air. Pompa ini bisa mengalirkan dari dataran rendah ke dataran yang lebih tinggi hingga ratusan meter tanpa menggunakan listrik. (Aris Andrianto/Purwokertokita.com)
Sudiyanto, 45 tahun, warga Desa Kotayasa Sumbang Banyumas yang memperoleh pompa hydram, pompa air tenaga air. Pompa ini bisa mengalirkan dari dataran rendah ke dataran yang lebih tinggi sampai ratusan meter tanpa memakai listrik. (Aris Andrianto/Purwokertokita.com)

Originally posted 2016-02-02 14:34:49.

0 Response to "Begini Cara Kerja Pompa Air Sudiyanto"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel