Citarasa Unik Gula Dari Pohon Nipah
Potensi Desa.com – Pohon nipah (Nypa fruticans) ialah sejenis pohon palem yang banyak tumbuh di sekitar hutan bakau atau lingkungan yang sering dilalui oleh pasang surut air laut. Nipah ini banyak ditemukan di bab tepi sungai atau maritim yang banyak terdapat lumpur di permukaannya. Beberapa bab dari pohon nipah dapat dimanfaatkan menjadi beberapa olahan yang berfaedah salah satunya yakni Gula Nipah yang memiliki citarasa yang sungguh unik.
Beberapa jenis hasil olahan dari pohon nipah yaitu:
- Daunnya dapat dimanfaatkan untuk menciptakan atap atau dinding rumah, tikar, tas, topi dan berbagai produk kerajinan lainnya
- Tangkai daunnya dan pelepah digunakan selaku materi bakar dan selaku bahan baku untuk menciptakan bubur kertas
- Nira dari pohon nipah dipakai untuk menciptakan gula nipah (Palm Sugar)
- Buah Nipah mampu diolah menjadi manisan dan lain-lain.
Nah kali ini kita akan membicarakan salah satu hasil olahan dari nira yang dihasilkan dari pohon nipah.
Citarasa gula yang dihasilkan dari nira pohon aren memiliki rasa yang cukup unik dan berlawanan dengan gula pasir atau gula merah dari pohon kelapa. Pada gula nipah ini rasa terdapat sedikit lamat-lamat rasa asin diantara manisnya rasa gula tersebut. Nah rasa asin itu yang menjadi salah satu keunikan gula nipah. Rasa asin yang ada dalam gula nipah didapat karena pohon nipah yang banyak hidup dan berkembang di kawasan air payau. Namun dengan keunikan tersebut gula nipah ini malah banyak dicari sebagai bahan dari beberapa industri pengerjaan kecap.
Wilayah Laguna Segara Anakan di Kabupaten Cilacap, ialah salah satu kawasan penghasil gula nipah terbesar yang berada di kabupaten Cilacap. Pada wilayah tersebut terdapat ratusan orang yang melakukan pekerjaan menjadi perajin pohon nipah. Kegiatan yang biasa dilakukan yaitu melakukan penyadapan kepada pohon nipah. Pada kawasan laguna ini pohon nipah banyak tumbuh di tiga sungai besar yang ada di kawasan tersebut. 3 sungai besar yang ada di daerah tersebut yakni sungai Citanduy, Cibeureum, dan Cimeneng.
Alat yang dipercaya untuk melaksanakan penyadapan dan menghimpun nira hasil sadapan yakni suatu bahtera kecil yang dipakai untuk mengarungi atau melewati sungai tersebut. Beberapa keterampilan yang perlu dimiliki untuk menjadi penderes nira nipah yaitu berperahu dan berenang, disamping itu mereka juga harus mempunyai keberanian yang cukup besar.
Karena pada kawasan muara dan sungai-sungai tersebut, dulu sering sekali dijadikan sebagai habitat buaya muara. Nah, hal tersebutlah yang menjadi argumentasi seorang penderes nira juga perlu untuk memiliki keberanian yang besar.
Dalam sehari para penyadap nira melaksanakan penyadapan dua kali yaitu pada pagi dan sore hari dan mampu menghasilkan 68-80 liter nira nipah, yang lalu dimasak menjadi gula nipah. Dari hasil sadapan nipah sebanyak itu cuma menghasilkan gula nipah sekitar 7-10 kilogram per harinya. Untuk harga jual gula nipah biasanya dijual dengan harga meraih 11 ribu rupiah untuk setiap kilogramnya. Jumlah bikinan produk gula tersebut juga mampu disesuaikan berdasarkan banyak dan sedikitnya pesanan. Untuk produk gula ini sasarannya yakni untuk beberapa perusahaan industri kecap, selaku salah satu bahan dasar dari pembuatan kecap tersebut.
0 Response to "Citarasa Unik Gula Dari Pohon Nipah"
Post a Comment