Desa Cibiruwetan Pelopori Kader Peduli Tb Di Jawa Barat

Pemerintah Desa Cibiruwetan memiliki program unggulan untuk menekan angka penyebaran penyakit tuberculosis (TBC), yakni Program Bebas TBC. Kegiatan acara ini berupa sosialisasi serta pembentukan dan training kader peduli TB di tingkat desa. Berkat penemuan Program Bebas TBC, Pemerintah Desa dan masyarakat desa bisa menerapkan pola hidup lebih bersih dan sehat sehingga terbebas dari penyakit TBC.



Desa Cibiruwetan terletak di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pada 2015, Desa Cibiruwetan dinobatkan sebagai Desa Peduli TB pertama di Jawa Barat. Prestasi itu tak lepas dari tugas para Kader TB Care Kahartos dalam membangun kepedulian untuk mendapatkan suspect penderita TBC dan memfasilitasi proses pengobatannya hingga sembuh.

























Nama InovasiKader Desa Peduli TB
PengelolaPemerintah Desa Cibiruwetan
AlamatDesa Cibiruwetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
KontakHadian Supriatna (Kepala Desa Cibiruwetan)
Telepon+62-812-2165-3542

Pembentukan TB Care Kahartos (Kader Harapan Temukan Obati Sampai Sembuh) di Desa Cibiruwetan sudah dijalankan setiap dusun. Setelah terbentuk TB Care Kahartos, terbangunlah motivasi penderita untuk sembuh dan kenaikan pengobatan pasien TBC dilakukan sampai tuntas.


Para Kader memperlihatkan sosialisasi dan edukasi perihal ancaman penyakit TBC, penularan, juga pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta acuan hidup sehat.


Pembentukan TB Care dilaksanakan pada era kepemimpinan Kepala Desa Asep Hasan Sazili (2013-2019). Berkat adanya TB Care Kahartos, pada 2017, para kader mampu mengobati 10 warga yang faktual mengidap TBC, dan ada 115 warga terduga 115 suspect TBC. Pada 2018 terjadi peningkatan dari terduga 124 orang, ada 11 orang dinyatakan TBC.


Temuan tersebut ialah hasil kerja bareng , alasannya adalah kian banyak yang ditemukan kian cepat pula kita melaksanakan langkah preventif untuk menghalangi penyebaran TBC di Desa Cibiruwetan.


Saat ini, ada 21 kader pada saban hari mendatangi warga yg mengalami tanda-tanda TBC dengan meminta dahak dari warga desa yang disangka (suspect) terjangkit TBC Paru, berikutnya untuk diperiksakan di Puskesmas.


Awal keberadaan kader TB cuma 2 orang difasilitasi Yayasan Aisyiyah. Lalu, Pemerintah Desa Cibiruwetan merekrut 19 orang kader perhiasan dg komposisi satu orang per Rukun Warga (RW).


Pemerintah Desa mendukung aktivitas Kades Peduli TB dengan mengalokasikan dana operasional acara dari APBDesa sebesar 14 juta. Selain itu LPMD Desa Cibiruwetan juga menunjukkan penghargaan bagi kolektordahak terbanyak sebesar satu juta rupiah.


0 Response to "Desa Cibiruwetan Pelopori Kader Peduli Tb Di Jawa Barat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel