Desa Panjer Berinovasi Kemas Situs Peninggalan Kerajaan Kediri Jadi Destinasi Rekreasi Gres

Berbagai inovasi dijalankan tiap-tiap desa di Kabupaten Kediri, salah satunya Desa Panjer, Kecamatan Plosoklaten. Pemerintah desa setempat mengeksplor keindahan alam dan potensi sumber mata air untuk wana wisata baru yang disinergikan dengan suatu situs peninggalan kala Kerajaan Kediri.


Pengembangan kawasan rekreasi itu dilaksanakan pemerintah Desa Panjer dengan membangun suatu embung untuk menampung air sumber. Dimana, nantinya daerah tersebut bakal difungsikan sebagai kolam pemancingan ikan, sekaligus sarana wisata.


Mata air dari dalam tanah yang jernih ditunjang pepohonan besar yang rimbuh akan menciptakan nyaman setiap pengunjung yang tiba. Tak jauh dari sumber mata air tersebut, ada sebuah situs peninggalan Kerajaan kKdiri yang hendak disinergikan menjadi paket wisata alam dan budaya. Penambahan kemudahan gazebo-gazebo tentu akan menciptakan pengunjung semakin betah untuk berlama-lama di daerah itu, nantinya.


Suhadi, Kepala Desa Panjer menyampaikan, pengembangan sumber mata air panjer menjadi obyek wisata tersebut ialah terobosan desa dalam mensejahterakan masyarakatnya, melalui penjualan produk-produk unggulan . pihaknya akan melakukan penataan tempat jualan bagi warga sekitar di daerah rekreasi alam tersebut.

“Kami mengeksplor keindahan alam ini, dari sumber mata air dan Situs Adipati Panjer menjadi paket wisata yang komplit. Pengunjung bisa mancing ikan sembari mencicipi suasana hutan dengan pepohonan besar, sekaligus mampu tiba ke situas peninggalan kerajaan,” kata Suhadi, Senin (27/1/2020).


Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Plosoklaten mendukung penemuan desa rekreasi panjer tersebut. “Kami berpesan supaya pengembangan rekreasi bisa melestarikan sumber mata air yang selama ini dipergunakan untuk fasilitas irigasi bagi masyarakat lokal, sampai luar wilayah kecamatan,” ungkap Mohammad Sa’roni, Camat Plosoklaten.


Proyek pengembangan rekreasi alam sumber mata air dan Situs Panjer ini didanai oleh dana desa (DD) sejak tahun 2019 lalu. Proyek dikerjakan secara sedikit demi sedikit sampai rampung. Pada tahun 2020 ini, pekerjaan proyek diwujudkan dalam bentuk pengerjaan embung, penambahan sesek untuk ekspansi jalan, penambahan gazebo, renovasi bangunan di kawasan situs dan plengsengan penahan abrasi.


Situs Adipati Panjer sendiri telah populer hingga luar pulau. Selama ini, wisatawan yang berkunjung didominasi dari Pulau Dewata Bali, Yogyakarta, Solo, Jombang, Mojokerto dan daerah-kawasan sekitar. Dengan pengembangan rekreasi sumber mata air yang dinsegikan dengan situs peninggalan kerajaan kediri tersebut, dibutuhkan mampu mendongkrak kunjungan rekreasi lebih banyak lagi.


0 Response to "Desa Panjer Berinovasi Kemas Situs Peninggalan Kerajaan Kediri Jadi Destinasi Rekreasi Gres"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel