Desa Wisata Pinge, Desa Baru Kembangkan Paket Wisata Agraris Dan Budaya Khas Bali

Desa Wisata Pinge destinasi rekreasi agraris dan budaya di Desa Baru. Para turis diajak untuk menjadi orang desa, melaksanakan kegiatan layaknya orang desa, tinggal bareng , dan hidup sebagai orang desa, termasuk mengenal metode pertanian bali (misalnya: diajak untuk metekap). Kini, Desa Wisata Pinge sudah berkembang menjadi sebagai lokawisata yang digemari oleh para pelancong setempat dan luar negeri.



Desa Baru merupakan satu dari 16 desa di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Lokasi desa terletak di sebelah utara Kota Tabanan. Jarak tempuh dari pusat Kota Tabanan sekitar 18 Km. Desa Baru berisikan 5 Banjar Dinas, ialah Banjar Dinas Baru, Banjar Dinas Raden, Banjar Dinas Susut, dan Banjar Dinas Pinge.





























Nama InovasiDesa Wisata Pinge
PengelolaPemerintah Desa Baru
AlamatDesa Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali
Kontak

  • I Made Suarjana (Perbekel Desa Baru) – +62-813-3797-7500

  • Drs. I Made Dena Yasa (Pengelola Desa Wisata) – +62-813-3945-6909


Websitewww.pingebali.com
E-mailinfopingetourismvillage@gmail.com

Desa Baru pantas mengusung merk desa wisata, utamanya Banjar Dinas Pinge. Tak cuma memperlihatkan keindahan alam, Desa Wisata Pinge menyajikan pariwisata lain seperti budaya, kuliner khas, serta kearifan lokal warganya.


Antusiasme masyarakat desa untuk ikut serta aktif dalam pengembangan desa wisata diwujudkan dengan menjaga kebersihan lingkungan. Bahkan, Desa Pakraman Pinge sudah menciptakan Perarem untuk menjaga dan memelihara keteraturan dan kebersihan di area Desa Wisata Pinge ini.


Dalam sehari wisatawan yang berkunjung ke desa ini bisa meraih 200 orang. Para turis tersebut dari aneka macam kelompok dan berbagai kawasan, bahkan sampai wisatawan domestik maupun nondomestik. Di Desa Wisata Penge, para wisatawan diajak untuk mempelajari budaya dan seni Bali, mirip mencar ilmu menari Bali, mencar ilmu menciptakan banten, megambel Bali, dan sebagainya. Paket rekreasi yang lain, turis dapat belajar menciptakan kue dan masakan Bali melalui kelas memasak.


Bagi yang menyukai tracking, mereka dapat berjalan kaki atau bersepeda berkeliling desa. Mereka dapat menikmati area pertanian yang subur dan hijau, alam yang higienis dan menakjubkan. Bagi wisatawan yang mencari ketenangan dan kedamaian atau rekreasi spiritual juga ditawarkan area meditasi dan penginapan yang hening serta erat dengan alam.


Bagi warga yang rumahnya dipergunakan selaku daerah menginap tamu akan mendapatkan pemasukan sebesar seratus ribu perwisatawan. Mereka akan menerima pelengkap jika terlibat dalam pengembangan paket wisata yang lain, seperti paket pertanian dan budaya.


Pada 2017, pengembangan objek wisata menerima dukungan pembiayaan dari APBDesa Baru, seperti pembangunan fasilitas pendukung wisata (pembangunan riam buatan, pembuatan jembatan kecil, dan pengerjaan kamar mandi biasa untuk wisatawan).


Aktivitas rekreasi desa sudah berkontribusi pada peningkatan pendapatan Desa Pakraman Pinge, khususnya untuk merenggangkan pepeson acara keagamaan dan mendukung kegiatan Upacara dan Upakara.


Sayang, BUMDesa di Desa Baru masih seumur jagung sehingga belum mempunyai kecakapan dalam menggelola kesempatandesa wisata ini. Pengelolaan objek wisata dan jasa fasilitas masih diatur oleh golongan dan individu sehingga kondisi ini rentan terjadi pertentangan akhir persaingan antarkelompok dan langsung.


Ke depan, Desa Baru berniat membuatkan desa wisata terpadu sebagai wadah kolaborasi antarpihak di bidang pariwisata.


0 Response to "Desa Wisata Pinge, Desa Baru Kembangkan Paket Wisata Agraris Dan Budaya Khas Bali"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel