Dodol Talas Anggun Dari Panusupan

Potensidesa.com -Dodol merupakan salah satu kuliner bagus khas Indonesia, Seperti dodol talas dari Panusupan. Penasaran seperti apa dodol talas cantik dari Panusupan ini? Yuk baca lebih lanjut lagi!


Dodol Talas Manis Dari Panusupan


Siapa yang tak kenal dengan dodol, kudapan yang berbentuk kecil, legit dan memiliki rasa yang manis ini. Di sejumlah kota besar, dodol menjadi kuliner khas yang dijual untuk oleh-oleh terhadap pelancong.


Umumnya, panganan ini yang dibuat dari materi tepung ketan yang lalu dibubuhi beraneka macam rasa buah. Akan namun, warga Dusun Bojong Rt 3/7 Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, membuat kue tersebut dengan materi baku umbi talas.


Salah satu perajin, Toliah (50), menuturkan, talas dipilih selaku bahan baku dodol sebab cukup melimpah dan tidak dimanfaatkan. Umumnya warga cuma memanfaatkan daunnya sebagai pakan ikan, sedangkan umbinya dibuang begitu saja.


“Di sini umbi talas jarang di manfaatkan. Paling di buat cimplung atau ubi yang diolah dengan campuran air untuk membuat gula kelapa,” ujar Toliah, dikala ditemui di kediamannya.


Pembuatan dodol talas


Pembuatan dodol Toliah ini cukup sederhana. Umbi talas yang sudah diiris tipis, lalu dikukus. sehabis matang bahan baku tersebut ditumbuk sampai halus, sembari dicampur dengan campuran gula pasir dan tepung hungkwe.


Untuk memperbesar selera konsumen, dodol talas ini tersedia dalam berbagai pilihan rasa. Mulai dari rasa durian, moka sampai pandan.


“Beda dengan cimplung yang hanya tahan dua hingga tiga hari saja, dodol talas ini mampu bertahan sampai 15 hari,” tuturnya.


Harga yang dijual


Harga banderol dodol talas juga cukup murah. Setiap satu bungkus berisi 15 biji dodol hanya dijual Rp 5.000 saja.


Pegiat Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) “Ardi Mandala Giri” Desa Wisata Panusupan, Yanto (40) mengatakan, dodol talas ini telah dipasarkan di toko-toko sekitar Kecamatan Rembang. “Selain lebih tahan lama, nilai ekonomisnya juga lebih tinggi. Sehingga ada warga yang berinisiatif untuk mengolahnya menjadi dodol,” ungkapnya.


Baca juga: Rempah Kopi Alami Banyumas

Meski industri rumahan ini baru dirintis sejak beberapa bulan kemudian, namun dodol talas ini ternyata cukup digemari warga sekitar. Selaian mempunyai rasa yang alami dan tahan lama, rasa kudapan ini tidak kalah dengan dodol daerah lain berbahan tepung biasa. Dia berharap, kuliner tersebut mampu menembus pasar buah tangan di kota besar.


(Ina Farida)


0 Response to "Dodol Talas Anggun Dari Panusupan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel