Jamu Prebiotik Ternak, Inovasi Kalangan Tani Ternak Sato Nadi Desa Jehem Untuk Tingkatkan Produksi

Bagi peternak, pengobatan ialah aktivitas pemeliharaan biar ternak terhindar dari penyakit, sekaligus memajukan produksi. Selain mahal, penggunaan obat-obatan kimia dalam jangka panjang bisa memiliki dampak jelek bagi ternak dan lingkungan. Jamu Prebiotik Ternak ialah inovasi pengobatan herbal yang dikerjakan Kelompok Tani Ternak Sato Nadi Desa Jehem untuk memenuhi kebutuhan obat yang ramah lingkungan, harga terjangkau, dan mengingkatkan kapasitas produksi ternak di perdesaan.


Kelompok Tani Ternah Sato Nadi berada di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali. Kegiatan peternakan yang dikembangkan Sato Nadi konsentrasi pada dua komoditas, ialah ayam petelur dan pedaging. Pada periode 2003-2018, acara peternakan mereka mengalami beberapa gangguan penyakit sehingga kapasitas buatan ayam tidak sesuai dengan cita-cita.

























Nama IovasiJamu Prebiotik Ternak
PengelolaKelompok Tani Ternak Sato Nadi
AlamatDesa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali
Kontak I Nengah Konci
Telepon+62-813-3838-2111

Awalnya, para sebagian besar acara pengobatan di sato Nadi menggunakan obat-obatan kimia yang harganya cukup mahal. Biaya pengadaan obat-obatan menimbulkan biaya produksi yang cukup besar. Selain itu, para peternak sering mengeluhkan kelangkaan obat-obatan kimia di pasar lokal. Situasi itu menciptakan kualitas hasil ternak kian turun sehingga peternak mampu merugi.


Pada 2017, peternak mulai mengolah tanaman obat keluarga (toga) secara tradisional untuk menghasilkan obat–obatan herbal untuk ternak. Salah satu produk unggulan mereka ialah Jamu Prebiotik Ternak. Jamu Prebiotik Ternak mampu berproduksi optimal dengan ongkos yang relatif lebih rendah dan ramah lingkungan.


Untuk menciptakan Jamu Prebiotik Ternak, para peternak mesti mampu mengetahui tradisi pengobatan tradisional tetua dan tumbuhan, terutama kasiat setiap tanaman. Bahan-materi yang mampu dijadikan bahan baku obat sesungguhnya telah tidak asing dan berada di sekeliling kita, seperti lengkuas, jahe, bawang putih, kunyit, kencur, daun sirih, molase, dan prementor.


Untuk pembuatan materi materi herbal tersebut, peternak cuma membutuhkan peralatan yang sederhana, mirip penumbuk dan mampu diganti dengan blender, botol, jirigen, dan kain penyaring. Semua bahan-materi dibersihkan, kemudian ditumbuk halus atau diblender sampai halus. Hasil bahan yang telah dihaluskan atau diblender halus disaring dengan saringan hingga mendapat cairan sebanyak 2 liter.


Cairan di atas berikutnya ditambah dengan 1 liter molase, 1 liter permentor, dan ditambah 2 liter air masak. Semua bahan di atas diaduk secara merata dan dimasukan ke dalam jirigen atau botol yang ditutup rapat atau kedap udara dan didiamkan selama 2 minggu.


Biaya pengerjaan jamu prebiotik ternak ini sangat terjangkau. Bahan baku yang diharapkan mudah didapat dan diolah. Pemerintah Desa dan Kelompok Tani ternak Sato Nadi berafiliasi untuk mengembangkan pengetahuan dan keahlian dalam menciptakan Jamu Prebiotik Ternak melalui pembinaan dan ujicoba yang berkala .


Pengetahuan dan kemampuan tersebut diharapkan supaya peternak mampu membuat obat-obatan untuk setiap gangguan kesehatan atau penyakit ternak. Penggunaan obat herbal memerlukan ketelatenan dan keteguhan dalam berproses sebab imbas pengunaan obat herbal tidak seinstan obat kimia.


Setelah satu tahun berjalan, para peternak merasakan faedah jamu prebiotik ternak. Kesehatan ternak semakin baik, jarang terkena penyakit, dan hasil buatan terus bertambah. Ketersediaan materi baku lewat acara tanaman obat keluarga (toga) bisa menekan ongkos buatan sehingga memajukan pemasukan dan kemakmuran para peternak.


Praktik pemanfaatan jamu prebiotik ternak juga membuat para peternak ulet menggali manfaat dan kasiat flora yang mampu dimanfaatkan untuk obat. Bahkan, jamu Prebiotik ternak mampu mengubah mindset peternak bahwa obat kimia lebih efektif dibandingkan obat herbal.


0 Response to "Jamu Prebiotik Ternak, Inovasi Kalangan Tani Ternak Sato Nadi Desa Jehem Untuk Tingkatkan Produksi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel