Launching Kampoeng Batik Daya Tarik Wisata Kalisuren, Hadiah Elok Di Penghujung 2019

Banyumas (22/12), semenjak permulaan tahun 2018 salah satu lokasi kawasan intervensi pendampingan yang dilaksanakan oleh PLUT KUMKM Provinsi Jawa Tengah yakni KUB Pringmas.


Terletak di desa Papringan kec Banyumas, kab Banyumas dimana kerajinan batik merupakan pusat di daerah tersebut. Mayoritas dilakukan oleh kaum wanita yang diwadahi oleh KUB Pringmas.


Dalam proses pendampingan oleh PLUT KUMKM Provinsi Jawa Tengah, selama 6 bulan (satu semester) dijalankan monitoring dan evaluasi di KUB Pringmas. Hasilnya secara umum perkembangannya sangat lambat.


Hal tersebut bisa terjadi karena ada beberapa indikator yang besar lengan berkuasa di antaranya ialah secara umum para pengrajin batik masih menjadi pekerjaan sampingan alasannya lemahnya penjualan yang menjadikan omset dan penghasilan yang rendah bagi perajin.


Selain itu tidak adanya bantuan dari stakeholder setempat (Pemdes, lembaga BPD, PKK, LPMD dan Tokoh penduduk ). Sehingga selama ini masih terkesan masih berlangsung sendiri – sendiri.


Dari dinamika tersebut maka PLUT KUMKM Provinsi Jawa Tengah menciptakan taktik pendampingan yang melibatkan KUB Pringmas, Pemdes dan stakeholder lokal.


Bimtek Sinergitas Pengembangan Desa Wisata untuk meningkatkan Pemasaran Diversifikasi Batik Papringan pada 04 Oktober 2018 diadakan untuk memulai strategi pendampingan tersebut.


PLUT KUMKM Provinsi Jawa Tengah memfasilitasi dengan memetakan potensi desa Papringan yang ada. Diskusi itu diawali dengan menyamakan pandangan kemudian bagaimana memajukan usaha kerajinan batik, pemberdayaan masyarakat dan kemandirian lewat desa rekreasi.


Prospek dari sisi SDA, SDM dan kearifan lokal sungguh mendukung. Sehingga di sepakatilah dibentuk daerah rekreasi dengan icon Batik dengan nama Kampoeng Batik Pesona Wisata Kalisuren atau Kampoeng Batik PWK.


Adapun beberapa unsur yang akan dihidangkan di kawasan wisata ini yaitu, galery batik, edukasi membatik batik, masakan lokal, bahtera wisata menyusuri sungai serayu, permainan anak, panorama selfie, dll.


Dengan semangat bareng dan tunjangan yang sungguh berpengaruh dari Pemdes Papringan, proses pembuatan kawasan rekreasi cuma menyantap waktu 2,5 bulan (Oktober – pertengahan Desember 2019).


Dimana semua sumber pembiayaan untuk pembangunan kawasan wisata dari ADD ( Alokasi Dana Desa) Papringan yang telah dianggarkan pada kala 2018. Nominal ADD yang digelontorkan oleh pemdes jumlahnya mencapai ratusan juta.


Di samping itu, PLUT KUMKM Provinsi Jawa Tengah juga melakukan pendampingan dan fasilitasi terbentuknya Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata). Nantinya Pokdarwis mengelola Kampoeng Batik PWK. Saat ini anggotanya berjumlah 30 orang.


PLUT KUMKM Provinsi Jawa Tengah melaksanakan pendampingan dari nol hingga terwujudnya Kampoeng Batik PWK tersebut.


Dalam ranah sebuah pendampingan kepada KUMKM itu harus ada dinamisasi yg bersifat sustain. Dalam konteks ini KUB Pringmas dijadikan entrypoint dalam pendampingan yang lebih luas. Khususnya dalam merealisasikan pemberdayaan penduduk dan kemandirian desa.


Hari ini Launching Kampoeng Batik Pesona Wisata Kalisuren Papringan di kerjakan dari jam 08.00 wib s/d simpulan. Launching tersebut dikerjakan oleh Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein yang dihadiri anggota DPRD, pimpinan dinas terkait, dan masyarakat sekitar.


Bupati mendorong agar dinas terkait dan DPRD menambah budget pengembangan rekreasi ini.


Originally posted 2019-12-22 19:14:12.

0 Response to "Launching Kampoeng Batik Daya Tarik Wisata Kalisuren, Hadiah Elok Di Penghujung 2019"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel