Permudah Keperluan Petani, Desa Bulusari Berinovasi Kembangkan Bank Tani
Desa Bulusari mendirikan Bank Tani untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan mendirikan Bank Tani. Inovasi ini menguatkan kebijakan desa untuk mengembangkan agribisnis pertanian. Bank Tani melayani simpan pinjam produk pertanian hingga pemberdayaan petani desa setempat.
Desa Bulusari terletak di Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Simpan pinjam yang dilaksanakan di Bank Tani bukan simpan pinjam duit sebagaimana bank kebanyakan. Bank Tani menunjukkan pinjaman berbentukproduk yang menjadi kebutuhan pertanian, seperti puput, bibit, sampai alat-alat pertanian seperti sprayer, traktor, dan sebagainya.
| Nama Inovasi | Bank Tani |
| Inovator | Pemerintah Desa Bulusari |
| Alamat | Desa Bulusari, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur |
| Kontak | Mukhlis (Kepala Desa Bulusari) |
| Telepon | +62-852-3271-2590 |
Petani yang membutuh pupuk mampu mengajukan peminjaman pupuk ke Bank Tani. Cara mirip ini menjamin sumbangan petani dipakai sesuai kebutuhan, bukan untuk keperluan lainnya.
Bank Tani Desa Bulusari mencoba menjawab permasalahan warga desa lokal yang sebagian besar berprofesi sebagai petani. Selama ini, Desa Bulusari belum mempunyai pasar selaku tempat bertransaksi warga memasarkan dan berbelanja hasil bumi. Imbasnya, banyak hasil panen warga tidak terdistribusikan dengan baik, dan terkadang dimanfaatkan oleh tengkulak.
Untuk itu, Pemerintah desa lewat Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa)mendirikan Bank Tani. Bank ini akan memperlihatkan pinjaman kepada warga sesuai yang diperlukan, sekaligus memuat hasil panen warga sesuai harga pasar. Selain itu, Bank Tani menawarkan isyarat dan pendampingan budidaya flora pertanian yang bagus dan benar pada petani.
Ambil pola, ada petani yang minta bibit jagung, padahal beberapa bulan ke depan kesempatan jagung sedang tidak elok, maka Bank Tani akan memperlihatkan alternatif dan persepsi untuk menanam bibit yang lain misalnya pisang atau lainnya yang harapannya bagus.
Lebih uniknya lagi, saat pengembalian, petani juga membayarnya dengan produk pertanian. Makara untuk mengeluarkan uang pinjaman tadi, petani juga mengeluarkan uang dengan produk pertanian jadi bisa diistilahkan barter. Bisa dengan padi, kelapa atau bahkan sayur mayur. Atau jika punya ternak ayam, bisa juga membayar dengan ayam.
Untuk mewujudkan layanan di atas, Bank Tani Desa Bulusari menerima dana penyertaan modal dari BUMDesa. Dana itu dipergunakan untuk pengadaan produk tunjangan keperluan petani sampai pengembangan perjuangan.
Bank tani juga membuatkan lahan pertanian. Selain selaku pendapatan, juga untuk memberdayakan petani yang tidak mempunyai tanah. Saat ini lahan yang siap diolah merupakan tanah kas desa seluas 3,7 hektar.
Inovasi Bank Tani Desa Bulusari mendapat apresiasi nyata dari Bupati Banyuwangi. Bupati berharap bank tani akan berkembang pesat dan memberikan faedah bagi para petani. Bila inovasi Bank Tani di Desa Bulusari sukses, praktik baik ini mampu diduplikasi di desa-desa yang lain.
0 Response to "Permudah Keperluan Petani, Desa Bulusari Berinovasi Kembangkan Bank Tani"
Post a Comment