Budidaya Cacing Sutera

Kebutuhan akan pakan bagi hewan ternak prospektif peluang usaha yang sungguh prospektif, tergolong  pakan alami untuk ikan. Pakan alami yang cukup diminati untuk ikan yakni cacing sutera. Meski ukurannya sangat kecil, namun besar manfaatnya bagi ikan, baik ikan konsumsi maupun hias. Selain mampu mempercepat perkembangan ikan, juga mengembangkan mutu ikan.


Secara umum cacing sutera atau cacing rambut terdiri atas dua lapisan otot yang membujur dan melingkar sepanjang tubuhnya. Panjangnya 10-30 mm dengan warna tubuh kemerahan, jalan masuk pencernaannya berbentukcelah kecil mulai dari mulut hingga anus. Spesies ini memiliki kanal pencernaan berupa celah kecil mulai dari verbal hingga anus. Ia hidup berkoloni dan bagian ekornya berada dipermukaan serta berfungsi sebagai alat bernafas dengan cara difusi langsung dari udara.


Menyoal gizi, cacing sutera ini mempunyai nilai gizi yang sangat berguna untuk pakan alami ikan. Kandungan gizi tersebut antara lain protein 57%, lemak 13,3%, serat 2,04,  kadar abu 3,6%, dan air 87,7%.


Budidaya. Budidaya cacing sutera tidaklah sukar, pasalnya beliau punya kesanggupan menyesuaikan diri pada mutu air yang jelek. Usaha Budidaya cacing sutera juga bisa dikerjakan di lahan sempit dengan memakai wadah nampan/tray.


Kunci kesuksesan usaha ini, ialah pelaku usaha dilarang merasa jijik terhadap cara Budidaya cacing sutera serta menjaga suhu dan lingkungan. Cacing sutera menyukai tempat yang lembab dan berhumus, sehingga sebelum dimasukkan ke dalam kolam, ada baiknya menyiapkan bak seperti sungai. Caranya, isi bak dengan pelepah pisang dan pelepah kayu yang nantinya mampu membusuk, humus/tanah, kotoran sapi/pupuk kandang ayam sebanyak 300 gr/m2. Sehingga semua campuran tersebut menjadi lumpur. Endapkan air selama 3-5 hari. Buat ketinggian air sekitar 5-10 cm dari permukaan lumpur. Ada baiknya kolam kawasan pemeliharaan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jadi di atas bak sediakan peneduh, bisa berbentukpohon atau atap buatan.


Secara biasa , cacing sutera akan tumbuh baik sesudah berusia 2 minggu dari penebaran bibit. Panen pertama pun bisa Anda lakukan setelah umur cacing lebih dari 75 hari. Dan berikutnya mampu dipanen tiap 15 hari sekali. Pemanenan cacing sutera bisa Anda kerjakan pada waktu pagi, atau sore hari dengan cara apalagi dahulu menaikkan ketinggian air sampai 50-60 cm. hal tersebut dilakukan semoga cacing naik kepermukaan, sehingga mempermudah proses pemanenan.


Perlu dimengerti, cacing sutera dari hasil Budidaya mempunyai beberapa kelebihan ialah kualitasnya lebih baik jika dibandingkan hasil tangkapan alam. Tingkat kebersihan, kesehatan, umur panen dan ukurannya lebih seragam dibanding hasil tangkapan alam serta kuantitas dan kontinuitas produksinya juga mampu dijaga. Maka tak aneh jikalau cacing sutera hasil Budidaya banyak yang menjadi incaran. Kondisi ini menjadikan harga jual cacing sutera ini di pasaran cukup stabil.


0 Response to "Budidaya Cacing Sutera"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel