Dana Desa Memuliakan Warga Kampung Marga Mulia

Marga Mulia merupakan sebuah kampung yang didirikan selaku perjuangan mendukung program transmigrasi yang dikerjakan pada kurun tahun 1980-1990. Dengan luas daerah ± 90 Km2, Kampung Marga Mulia terletak 18 Km dari ibu kota Kabupaten Merauke, dan dibagi secara administrasi menjadi 7 (tujuh) wilayah Rukun Warga (RW) dan 18 (delapan belas) daerah Rukun Tetangga (RT).


Kampung Marga Mulia terletak Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua. Kampung ini memiliki penduduk sebanyak 2.896 jiwa dengan 816 Kepala Keluarga. Pembagian demografi masyarakatterdiri atas penerima acara transmigrasi 1.370 orang, penduduk Papua asli sebanyak 271 orang, dan kelahiran Merauke sebanyak 1.255 orang.


Sejak program Dana Desa mulai berlangsung di 2015, dana yang digulirkan untuk pembangunan Kampung Marga Mulia terus menerus meningkat seiring dengan upaya pemerintah pusat untuk terus mengembangkan kesejahteraan di tiap-tiap daerah. Sebagai perbandingan, alokasi Dana Desa di Kampung Marga Mulia pada tahun 2015 ialah sebesar Rp320,6 juta dan melesat tajam sampai Rp 809 juta di tahun 2016, dan kembali naik menjadi 926,6 juta rupiah pada tahun 2017 ini, dengan dana yang sudah disalurkan sebesar Rp 556 juta di tahap pertama.


Untuk absorpsi di dua tahun terakhir ini, Pemerintah Kampung Marga Mulia menata alokasi Dana Desa dengan berfokus pada Pelaksanaan Pembangunan Kampung dengan total alokasi dana sebesar Rp. 615.854.682,-. Selain pelaksanaan pembangunan kampung, dialokasikan juga sebesar Rp. 179.800.418,- untuk bidang Pemberdayaan Masyarakat, dan sebesar Rp. 131.015.068,- selaku dana untuk Penyelenggaran Pemerintah Kampung.


Pelaksanaan Pembangunan Kampung menjadi perhatian utama Pemerintah Kampung Marga Mulia sebagai kelanjutan dari pembangunan tahun budget sebelumnya, ialah dalam menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan utama kampung memakai rabat beton dan jalan usaha tani berserta jembatannya.


Pembangunan jalan dan jembatan perjuangan tani di Kampung Marga Mulia sendiri sudah dimulai sejak tahun 2015, tetapi luasnya lahan pertanian menjadikan jalan perjuangan tani yang d­ibutuhkan semakin panjang. Tahun 2017 sudah meraih total 40 Km lebih. Angka ini direncanakan akan terus meningkat, mengingat luasnya lahan pertanian di Kampung Marga Mulia, dan jalan sepanjang 40 Km tersebut masih gres menghubungkan sebagian lahan saja.


Sebelum acara Dana Desa mulai berlangsung, warga Kampung Marga Mulia harus berjalan memutar untuk meraih lahan pertanian, mengkonsumsi waktu lebih dari 2 jam dari permukiman menuju lahan pertanian, bahkan tidak memungkinkan pada demam isu penghujan.


Sejak dilakukan penimbunan dan pembangunan jalan dan jembatan usaha tani, berdasarkan laporan dari Muntamah sebagaiKepala Kampung Marga Mulia, para petani lebih dimudahkan dalam meraih lahan yang telah dibangun jalan perjuangan tani, dan jembatan usaha tani juga memungkinkan para petani untuk menggali saluran ajaran irigasi untuk lahan persawahan.


Selain untuk pembangunan infrastruktur desa, sebagaian dana desa juga dialokasikan untuk pembangunan posyandu dan pengadaan prasarana Pendidiakan Anak Usia Dini (PAUD) yang bermaksud untuk lebih memuliakan masyarakat desa.


Sebelum dana desa mulai digulirkan ke Kampung Marga Mulia, warga masih belum memiliki akses ke Posyandu ataupun PAUD, sehingga untuk pelayanan kesehatan terpadu bagi balita dan lansia harus dijalankan di balai kampung selaku pengganti Posyandu, dan belum dewasa usia dini tidak memiliki sarana bermain dan berguru selain keluarga mereka sendiri.


Segera setelah Dana Desa disalurkan, warga desa merasa perlu untuk secepatnya dibangun PAUD dan Posyandu, tetapi balasan keterbatasan dana yang disalurkan pada tahun 2015, maka pemerintah kampung hanya dapat membangun PAUD , sementara pembangunan Posyandu baru mampu berlangsung di 2016 dan simpulan di tahun 2017.


Tidak hanya berhenti di pembangunan, pada dua tahun terakhir ini juga diadakan pengadaan fasilitas dan prasarana PAUD secara berkelanjutan untuk memastikan tidak ada kelemahan dalam perjuangan mendidik belum dewasa usia dini yang akan menjadi generasi penerus yang hendak datang.


Hingga pada saat ini, PAUD dan Posyandu telah dimanfaatkan dengan baik oleh warga kampung, baik dalam sarana mendidik dan bermain untuk anak usia dini pada PAUD maupun pinjaman pelayanan kesehatan terpadu pada Posyandu, namun pembangunan tidak berhenti di sini, Kepala Kampung menyatakan bahwa kedepannya akan dilaksanakan pengembangan Posyandu dan Pusat PAUD, sehingga mampu menunjukkan pelayanan yang lebih optimal bagi warga Kampung Marga Mulia yang memerlukan.


Pembangunan jalan usaha tani, pembangunan Posyandu serta Pusat PAUD ialah buah keberhasilan pengelolaan Dana Desa di Marga Mulia dalam upaya untuk lebih memuliakan kehidupan desa dan masyarakatnya. Hal ini juga memperlihatkan bahwa acara Dana Desa dari Pemerintah Pusat bisa menjadi pendorong utama pembangunan desa.


Pembangunan jalan perjuangan tani dan pembangunan Posyandu serta PPAUD tidak akan mungkin mampu terlaksana tanpa adanya alokasi Dana Desa. Dana Desa menjadi aspek pendorong utama pelaksanaan pembangunan di Kampung Marga Mulia. Kekompakan warga dibawah kepemimpinan Muntamah menjadi aspek penentu berikutnya dalam merealisasikan keberhasilan pelaksanaan Dana Desa di daerah ini.


0 Response to "Dana Desa Memuliakan Warga Kampung Marga Mulia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel