Desa Savanajaya: Tiga Daya Untuk Savanajaya Berdikari Dan Makmur

Dana Desa mengoptimalkan kesempatanekonomi yang ada untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan Desa Savanajaya selaku Desa Mandiri.


Apa yang terbersit ketika anda mendengar lokasi Pulau Buru? Dari Namlea yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Buru kami menempuh perjalanan darat sekitar 20 Km. Sepanjang jalan aspal berkelok melintasi perbukitan yang dipenuhi dengan flora kayu putih kesudahannya sampailah rombongan kami ke daerah yang dituju, Savanajaya.


Savanajaya yakni suatu desa yang berada di daerah Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru yang diketahui sebagai lumbung padi bagi Kabupaten Buru. Savanajaya ialah salah satu unit pemukiman tahanan politik tertua di Pulau Buru.


Sebagian besar daerah Desa Savanajaya ialah area persawahan dan perkebunan. Dengan luas lahan sawah, 357 Ha dan Lahan Perkebunan 25 Ha dominan penduduk Desa Savanajaya berprofesi selaku petani.


Padi menjadi komoditas utama yang dihasilkan dari Desa Savanajaya dan hasil perkebunan kelapa menjadi peluangyang belum tergarap optimal.


Berdasarkan Hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa, sudah ditetapkan Keputusan Kepala Desa Savanajaya Nomor 03 Tahun 2017 wacana APBDes Savanajaya.


Dari Dana Desa dalam APBDes, sejumlah 775,8 juta rupiah digunakan antara lain untuk pembangunan Drainase sebesar 441,9 juta rupiah, Pembangunan 5 buah Gorong-gorong sejumlah 44,1 juta rupiah; Pembangunan Gedung Posyandu 167,9 juta rupiah serta Bantuan Penguatan Permodalan BUMDes 121,7 juta rupiah.


Seluruh Aparat Pemerintahan Desa Savanajaya berkomitmen menggunakan pemasukan Desa (Dana Desa/Alokasi Dana Desa) dengan transparan sesuai prioritas penggunaan yang telah diputuskan adalah untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, kenaikan kualitas hidup insan serta penanggulangan kemiskinan.


Salah satu bentuk transparansi, Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Savanajaya dipublikasikan melalui spanduk yang ditempatkan ditempat-tempat strategis yang gampang diakses oleh penduduk .


Dengan status desa yang masih berkembang Desa Savanajaya terus berbenah menuju Desa Mandiri yang ditopang dengan Tiga Daya adalah Jaring Komunitas Wiradesa, Lumbung Ekonomi Desa, dan Lingkar Budaya Desa.


Dana Desa Tahap Pertama Tahun 2017 dipakai Pembangunan Drainase dan Gorong-gorong guna meminimalisir akhir banjir yang sering terjadi di pemukiman penduduk, serta Pembangunan Gedung Posyandu yang akan dipergunakan untuk ruang pelayanan kesehatan dasar, ruang pertemuan dan lokasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).


Sejalan dengan potensi Desa Savanajaya, telah dibentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan kegiatan perjuangan Penyediaan Pupuk dan Alat-alat pertanian bagi kelompok Tani sehingga petani mampu mendapatakan pupuk dan alat pertanian dengan gampang dan dengan harga yang berkompetisi.


Keuntungan BUMDes yang telah dibentuk menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Desa Savanajaya. Alokasi Bantuan Penguatan Permodalan BUMDes Tahun 2017 sebesar Rp177.900.000,- (Rp121.761.550,- bersumber dari Dana Desa).


Untuk menggarap kesempatankelapa yang ada di Desa Savanajaya, sudah dialokasikan budget untuk Bantuan Peralatan Pembuatan Gula Merah. Hasil Pengolahan Gula Merah akan dibeli dan dipasarkan melalui BUMDes.


Dengan Dana Desa yang setiap tahun terus berkembangDesa Savanajaya optimis untuk memaksimalkan peluangekonomi yang ada untuk meningkatkan kemakmuran penduduk dan mewujudkan Desa Savanajaya sebagai Desa Mandiri.


0 Response to "Desa Savanajaya: Tiga Daya Untuk Savanajaya Berdikari Dan Makmur"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel