Desa Sebayan, Berteman Dengan Pertumbuhan
Pada tahun 1987, Kampung Senyawan, Kampung Sebambang, dan Kampung Sadayan bergabung membentuk Desa Sebayan. Desa seluas 1.210 ha ini tepatnya berada di Kabupaten Sambas, Kecamatan Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Jumlah penduduk Desa Sebayan sebanyak 3.060 jiwa, yang terdiri atas 1.529 laki-laki dan 1.531 perempuan.
Karena Desa Sebayan merupakan dataran dengan curah hujan tinggi yang tepat untuk perkebunan, tidak heran kalau sektor perkebunan dan pertanian menjadi sumber utama penghasilan masyarakatDesa Sebayan.
Mengusung slogan “BERTEMAN” yang mempunyai arti Bersih, Tertib dan Mandiri, Desa Sebayan memiliki lokasi strategis dengan area pendidikan karena terdapat Perguruan Tinggi, mirip Politeknik Negeri Sambas dan IAIS Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas. Selain itu, terdapat Sekolah Menengah Kejuruan, yakni Sekolah Menengah kejuruan Subur Insani dan tiga Sekolah Dasar tergolong SLB Negeri.
Pada Tahun 2017, Desa sebayan mendapatkan Dana Desa sebesar Rp804,25 juta. Musyawarah dengan warga selalu dijalankan supaya dana desa ini mampu merealisasikan impian warganya. Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa mendapat alokasi belanja terbesar dan Dana Desa menjadi sumber utama pembiayaan pelaksanaan bidang itu, ialah sebesar Rp 629,71 juta.
Pembangunan jalan dan jembatan menjadi prioritas utama guna memberikan kenyamanan dan mendukung sektor perkebunan dan pertanian agar para petani mampu gampang mendistribusikan hasil panennya. Selain pembangunan jalan dan jembatan, Dana Desa juga digunakan untuk pengadaan penampungan air bersih, peningkatan prasarana pendidikan seperti PAUD, dan Posyandu di bidang kesehatan.
Dana Desa sangat dirasakan keuntungannya bagi masyarakat sebab pembangunan kian banyak, khususnya pembangunan jalan dan jembatan. Selain membuat lebih mudah saluran transportasi, pembangunan juga meningkatkan kebersamaan dan kemakmuran masyarakat desa sebab pekerjaan dilakukan secara swakelola.
Dari Dana Desa tahap I yang sudah disalurkan sebesar Rp 482,55 juta, sebagian pekerjaan telah final dikerjakan, salah satunya ialah jembatan yang ada di Dusun Sadayan. Jembatan box ini mengambil alih jembatan kayu yang sebelumnya menghubungkan warga Dusun Sadayan menuju pusat kota.
Jembatan ini membuat lebih mudah masyarakat untuk menenteng hasil panen berupa padi dan karet. Saat ini jembatan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan besar mirip truk untuk mengangkut hasil panen.
Selain itu, BUMDES juga dibentuk untuk mencoba mendapatkan partisipasi masyarakat melalui penyertaan modal atau terlibat eksklusif dalam kegiatan perjuangan. Pembentukan BUMDES tak lepas dari banyaknya peluang usaha yang bisa di dapat di Desa Sebayan. Salah satu bentuk perjuangan BUMDes ini ialah indekos yang sedang dibangun mengenang lokasinya yang dekat dengan dua perguruan tinggi di Sambas.
Saat ini sudah terdapat BUMDES “USAHA BERSAMA” yang melakoni perjuangan di bidang perdagangan dan merupakan hasil penyertaan modal memakai Dana Desa yang sudah disalurkan tahun kemudian dan penyertaan modal dari penduduk .
Pertokoan tersebut menjadi tempat bagi para warga yang membutuhkan perlengkapan berkebun dan bertani. Warga juga dapat memanfaatkan toko ini untuk menjual hasil perkebunan dan pertanian. Ke depan, perjuangan ini akan diperluas ke bidang pergudangan untuk memuat hasil panen warga.
Keberhasilan Desa Sebayan mempergunakan Dana Desa terutama ditunjukkan dengan pembangunan infrastruktur desa, pengadaan fasilitas prasarana, dan pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan BUMDes, yang telah dapat dicicipi oleh seluruh warga desa. Diharapkan desa-desa lain, utamanya desa di Kabupaten Sambas, mampu menjiplak Desa Sebayan dalam pengelolaan Dana Desa demi mengembangkan desa.
Berkaca dari cerita Desa Sebayan, partisipasi aktif warga dalam pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari Dana Desa menjadi hal penting yang menunjang kesuksesan desa. Selain menikmati risikonya, warga desa juga menikmati proses pelaksanaan pembangunan yang dijalankan secara swakelola sehingga mampu menawarkan rasa kebersamaan dan mengembangkan kesejahteraan.
0 Response to "Desa Sebayan, Berteman Dengan Pertumbuhan"
Post a Comment