Desa Tunjung Fasilitasi Warga Bekerja Ke Mancanegara Untuk Atasi Pengangguran

Kehidupan tentram tampakpada keseharian di Tunjung, yang merupakan suatu kawasan desa yang letaknya di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali bab utara.


Desa Tunjung terletak di ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan bahari, memiliki empat banjar dinas yaitu: Dangin Margi, Dauh Margi, Penulisan dan Tonggak. Mata pencaharian masyarakatDesa Tunjung sebagian besar bekerja di lahan pertanian dan perkebunan, sehingga banyak angkatan kerja muda baru yang masih mengalami hambatan/kesusahan dalam mencari pekerjaan.


Untuk mengatasi tingkat pengangguran masyarakat desa, Pemerintah Desa Tunjung melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Tunjung Mekar melakukan terobosan/inovasi dengan memfasilitasi keberangkatan warga masyarakat, terutama angkatan kerja muda baru di Desa Tunjung untuk melakukan pekerjaan ke luar negeri terutama di kapal pesiar. Hal itu dibilang Perbekel Desa Tunjung, I Made Sadia dikala ditemui di ruang kerjanya, Senin, (18/4).


Lebih lanjut Perbekel Sadia menerangkan, Pemdes Tunjung yang bekerja sama dengan BUMDes Tunjung Mekar melakukan terobosan berupa bantuan pinjaman tanpa jaminan/agunan dengan bunga 1 persen terhadap penduduk Desa Tunjung yang ingin melakukan pekerjaan ke mancanegara. Sampai saat ini tercatat 30 orang angkatan kerja muda baru yang telah difasilitasi keberangkatannya melakukan pekerjaan di kapal pesiar.


Lebih jauh Sadia menerangkan, dalam fasilitasi pemberangkatan angkatan kerja ke luar negeri terutama ke kapal pesiar, BUMDes Tunjung Mekar melaksanakan kerja sama dengan distributor penyaluran kerja ke kapal pesiar yang tidak lain milik ketua BUMDes itu sendiri. “Kebetulan yang bekerja sama dengan kami ialah biro milik ketua BUMDes sendiri, dan beliau sebelumnya mantan pekerja kapal pesiar,” ucapnya.


Ditambahkannya, sebelum diberangkatkan melakukan pekerjaan ke mancanegara (kapal pesiar), angkatan kerja ini mesti melalui beberapa tahapan, sampai tahapan terakhir menunggu agenda pemberangkatan. Tahapan-tahapan tersebut dijalankan untuk memperbesar skill atau kemampuan dari para kandidat tenaga kerja sebelum mereka dipanggil/dijadwalkan keberangkatannya. “Kami di sini melaksanakan pelatihan Bahasa Inggris hingga dengan menyelenggarakan tes. Setelah tahapan itu dilalui, nantinya tinggal menanti tanggal keberangkatannya saja,” ujarnya.


Terkait acara ini, sungguh direspon baik oleh penduduk Desa Tunjung, terutama orang tua dari para angkatan kerja muda itu sendiri. Hal ini menjadi motivasi masyarakat yang awalnya tidak melakukan pekerjaan /pengangguran beralih melakukan pekerjaan ke luar negeri (kapal pesiar). Pihaknya berharap, dengan adanya acara penemuan ini, ke depan angkatan kerja muda baru Desa Tunjung dapat bekerja ke mancanegara sehingga tingkat pengangguran desa mampu ditekan.


Jika tingkat pengangguran bisa ditekan, secara tidak pribadi akan memajukan perekonomian desa. “Besar impian aku, lewat acara ini ke depannya tingkat kemiskinan desa kami menurun,” ucapnya, berharap. (LE-Diskom1)


Sumber: Lentera Esai


0 Response to "Desa Tunjung Fasilitasi Warga Bekerja Ke Mancanegara Untuk Atasi Pengangguran"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel