Kementan Mendukung Program Milenial Smartfarming Di Buleleng – Bali

POTENSIDESA.COM. – Bapak Menteri Pertanian DR. Syarul Yasin Limpo., SH,.M.Si.,MH dalam arahannya menjelaskan Kementerian Pertanian telah memutuskan arah kebijakan pembangunan pertanian, ialah Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern. Arah kebijakan ini menjadi ajaran untuk bertindak pandai, sempurna, dan cepat bagi jajaran Kementerian Pertanian dalam mencapai kinerja yang lebih baik, mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, memanfaatkan teknologi mutakhir, dan korporasi petani sesuai arahan Bapak Presiden.


Kementerian Pertanian berkomitmen menyiapkan SDM pertanian yang berjiwa wirausaha, oleh akibatnya salah satu program utama Kementerian Pertanian dalam menjamin produktifitas, kontinyuitas dan ketahanan pangan yakni penumbuhan 2,5 juta pengusaha pertanian milenial hingga dengan tahun 2024.

Kementerian Pertanian akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada petani-petani milenial dalam menumbuhkan wirausaha muda pertanian.


Selanjutnya Syarul Yasin Limpo mengajak semua stakeholder di Kabupaten Buleleng untuk bersinergi mendukung milenial smartfarming dalam mewujudkan Pertanian yang menjamin kelestarian alam yang dicanangkan oleh Bupati Buleleng dengan skala kabupaten. Sehingga masyarakat Bali yang menggantungkan pemasukan dari sector pariwisita akan mampu tumbuh di tengah pandemic covid 19.


Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Prof. DR. Ir. Dedy Nursyamsi. M.Agr. menunjukkan suprot sarat terhadap tumbuh kembangnya Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Petani Muda Keren di Buleleng Bali, yang mendapat amanah koordinasi dalam mengembangkan Milenial Smartfarming di seluruh Provinsi Bali.


Selanjutnya bentuk suprt BPPSDM diwujudkan lewat Hibah sumbangan penguatan kelembagaan P4S berbentuksarana prasarana pelatihan. Sehingga fungsi P4S semakin maksimal.


Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu dalam menindaklajuti kode Bapak Kepala BPPSDM Pertanian, telah melaksanakan seleksi kepada P4S di Provinsi Bali, dan 5 P4S ditetapkan menjadi akseptor Hibah Penguatan Kelembagaan P4S, dari kelima P4S salah satunya yakni P4S Petani Muda Keren. Dr. Wasis Sarjono., S.Pt.M.Si mendorong penuh peran P4S PMK yang telah mampu membangun jejaring kerjasama dengan berbagai stakeholders, dibutuhkan P4S PMK bisa melahirkan petani milenial yang profesional bukan saja di bali, namun secara nasional, DR, Wasis mengakiri.


Pewarta ; Wasis Sarjono


KA ; BBPP BATU


Originally posted 2021-06-21 22:31:24.

0 Response to "Kementan Mendukung Program Milenial Smartfarming Di Buleleng – Bali"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel