Pembuatan Daging Kering
Bahan :
- Daging
Peralatan :
- Pisau. Alat ini digunakan untuk mengiris daging menjadi irisan tipis. Pisau yang dipakai hendaknya tajam, tipis dan terbuat dari logam stainless steel.
- Penggantung daging. Alat ini dipakai untuk menggantung daging ukuran besar yang mau dipotong.
- Talenan. Alat ini dipakai sebagai alas pada saat mengiris daging (kalau tidak digantung)
- Pengering. Alat ini dipakai untuk mengeringkan irisan daging. Pengering dapat berbentukalat penjemur sederhana, atau berbentukalat pengering yang berbahan bakar (minyak, kayu bakar, atau arang), bertenaga listrik atau bertenaga cahaya matahari.
Cara Pembuatan :
- Pengirisan daging.Daging dipotong tipis-tipis. Sedapat mungkin pemotongan mengikuti arah jaringan otot. Ada dua cara pengirisan ialah:
- Daging digantung pada alat penggantung, lalu diiris tipis-tipis
- Daging diposisikan di atas talenan, lalu diiris tipis-tipis.
- Irisan dapat dibentuk dalam banyak sekali ukuran mirip:
- Irisan kecil: irisan dengan panjang 1 cm dan lebar 1 cm
- Irisan sedang: irisan dengan panjang 1 cm dan lebar antara 3 5 cm
- Irisan panjang: irisan dengan panjang >5 cm dan lebar 3 5 cm
- Pengeringan.Irisan dijemur dibawah sinar matahari, atau dikeringkan dengan alat pengering sampai kadar air dibawah 10%. Khusus untuk irisan panjang, pengeringan dapat dilaksanakan dengan aneka macam cara:
- Irisan dijemur atau dikeringkan dalam posisi tergantung
- Irisan dijemur atau dikeringkan dalam posisi tergeletak diatas tampah atau rak pengering.
- Irisan dijepit dengan anyaman kawat tahan karat semoga diperoleh daging kering yang datar permukaannya.
- Penyimpanan. Daging yang betul-betul kering dapat dibungkus di dalam kantong plastik, lalu di-seal dengan rapat. Daging yang kurang kering (kadar air di atas 8%) tidak dapat dibungkus didalam wadah yang tertutup rapat.
0 Response to "Pembuatan Daging Kering"
Post a Comment