Pengembangan “Wisata Kampung Batik” Desa Klampar

Klampar merupakan daerah Kecamatan Proppo paling timur, berjarak 7 km ke arah utara Kota Pamekasan. Secara geografis berbatasan dengan 4 desa, yaitu Desa Angsanah Kec. Palengaan (perbatasan utara), Desa Samatan Kec. Proppo (perbatasan barat), Desa Nyalabu Daya Kec. Pamekasan (perbatasan timur) dan Desa Nyalabu Laok Kec. Pamekasan (perbatasan selatan). Untuk memasuki Desa Klampar ada 2 (dua) jalan utama adalah bisa melewati Desa Nyalabu Laok dan Desa Nyalabu Daya.
| Nama inovasi | : | Wisata Kampung Batik Madura |
| Pengelola | : | Komunitas Pengrajin dan YPS Al Hasani |
| Lokasi/alamat | : | Desa Klampar Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan Provinsi Jawa Timur |
| Contact person | : | M Said (Ketua Yayasan) |
| Telepon/HP/email | : | +62 817 5011 977 |
Penduduk Desa Klampar berjumlah masyarakat4300 jiwa tersebar di 7 dusun, yaitu Dusun Batu Baja, Dusun Banyumas, Dusun Sumber Papan, Dusun Mor Songai, Dusun Mor Leke, Dusun Krojah dan Dusun Tengginah. Kerajinan Batik terdistribusi pada 4 dusun di bab utara desa Klampar yakni : Dusun Batu Baja, Dusun Banyumas, Dusun Sumber Papan dan Dusun Mor Songai.
Meskipun telah dimulai sejaka kala penjajahan Belanda, acara bikinan batik tulis khas Pamekasan masih berpola Home Industri hingga dikala ini. Usaha batik tulis ini relatif tidak begitu terpengaruh oleh pergantian moneter secara makro dan banyak menyerap tenaga kerja sehingga mudah membantu menekan angka pengangguran. Sebagian besar pengrajin batik juga sudah mampu menyekolahkan anaknya, membangun rumah bahkan menunaikan ibadah haji dengan menyisakan sebagian manfaatnya.
Dalam rangka pengembangan bikinan industri, keempat dusun yang memiliki peluangIndustri Batik sedang berusaha membuatkan daerahnya selaku Wisata Kampoeng Batik terpadu. Hal ini perlu didukung dengan sejumlah fasilitas, salah satunya jalan lingkungan yang lebih baik.
Sedangkan jalan lingkungan dikala ini masih ialah jalan lama, hanya cocok untuk dilalui kendaraan-kendaraan kecil yang jangkauan jarak tempuhnya tidak jauh dan kecepatan rata-rata rendah. Menghadapi keadaan ini, YPS Al Hasani Kabupaten Pamekasan berinisitif memperbaiki kondisi jalan lingkungan ini demi membuat lebih mudah akses menuju Desa Klampar sebagai Kampung Batik yang ada di Madura. Bantuan dari sebuah kementerian yang diterima lembaga ini, digunakan untuk kenaikan mutu dan pengerasan jalan tersebut.
Perbaikan yang dijalankan sekaligus menolong masyarakat di dusun Krojah, Tengginah, dan Mor Leke yang bermata pencaharian sebagai petani sebab disamping tanah persawahan juga telah tersedia irigasi teknis di sana. Perbaikan jalan lingkungan akan mendukung kemajuan ekonomi, baik yang berbasis produk pertanian maupun kerajinan batik.*****
0 Response to "Pengembangan “Wisata Kampung Batik” Desa Klampar"
Post a Comment