Penemuan Beras Jagung “Dietary Corn Rice” Jadi Produk Unggulan Desa Bojong
Beras Jagung atau Corn Rice merupakan salah satu penemuan yang diciptakan oleh Tim OVOC dan Poktan Karya Tani di Desa Bojong. Beras jagung ini dapat dijadikan pangan setempat pengganti atau substitusi dari beras.
Proses pembuatan nasi jagung ini dilakukan dengan beberapa tahap. Tahap pertama ialah proses penyortiran mutu jagung yang sudah dikumpulkan. Proses ini membutuhkan kecermatan dan ketelitian dalam memilih kualitas jagung yang layak disantap.
Jagung yang tidak pantas akan dipisahkan untuk dipakai sebagai materi utama pengerjaan pakan binatang sehingga tidak ada hasil tani atau panen yang sia sia. Setelah itu jagung dibersihkan dan dikupas kulitnya lalu dimasukan ke mesin penggilingan untuk memisahkan biji jagung dengan bonggolnya.
Bondol jagung yang sudah dipisah juga dapat dimanfaatkan untuk penggunaan pakan hewan adalah ayam, bebek atau bebek. Setelah itu, biji jagung yang sudah dipisah digiling sesuai dengan ukuran yang dikehendaki menggunakan mesin pencacah. Setelah sesuai ukurannya, jagung direndam selama setengah jam kemudian dikeringkan. Setelah proses pengeringan, jagung telah siap untuk diolah dengan komposisi 50% Beras dan 50% Jagung.
Salah satu anggota poktan, Ferry, menyampaikan bahwa produk beras jagung merupakan salah satu produk yang dapat dikembangkan kedepannya. “Produk beras jagung ini merupakan salah satu penemuan yang mempunyai peluangdan prospek kedepan.
Hal ini berdasar pada harga yang kompetitif dan kesadaran penduduk akan kesehatan yang mulai meningkat. kami menginginkan adanya observasi lebih lanjut terhadap produk inovasi ini tentang kandungan gizi dan kelayakan konsumsinya.
Sumber: Kompasiana
0 Response to "Penemuan Beras Jagung “Dietary Corn Rice” Jadi Produk Unggulan Desa Bojong"
Post a Comment