Penemuan Ohoi Rumadian Untuk Wujudkan Swakelola Dana Desa

Terima kasih, mungkin ini yakni kata yang paling mampu menggambarkan istilah perasaan seluruh masyarakat Ohoi (Desa) Rumadian atas Dana Desa yang sudah dirasakan selama tiga tahun belakangan ini. Dengan adanya Dana Desa dari tahun 2015 sampai kini, banyak pembangunan infrastruktur, pembinaan dan perberdayaan penduduk yang memperlihatkan akomodasi dan kemakmuran bagi masyarakat.


Ohoi (Desa) Rumadian yakni salah satu dari 190 desa yang ada di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara yang terletak ± 7 Km dari ibukota. Ohoi yang berada di kawasan Kecamatan Manyeuw ini memiliki luas daerah sebesar 1.300 Ha dengan luas lahan permukiman sebesar 6,5 Ha.


Ohoi Rumadian, yang ialah kampung halaman Pahlawan Revolusi Ajun Inspektur Polisi Dua Anumerta Karel Sadsuidtubun, mempunyai jumlah masyarakatsebanyak 405 jiwa, yang berisikan pria sebanyak 209 jiwa dan perempuan sebanyak 196 jiwa. Adapun mata pencaharian utama masyarakat Ohoi Rumadian secara umum dikuasai berprofesi sebagai petani.


Ohoi Rumadian dipimpin oleh Seorang Kepala Ohoi yaitu Ronaldus Tethool, S.Sos. Di bawah kepemimpian Ronaldus Tethool, Ohoi Rumadian bisa menjadi desa yang maju dibandingkan dengan desa-desa lain di kawasan Kabupaten Maluku Tenggara. Hal ini dibuktikan dengan terpilihnya Ohoi Rumadian untuk menemukan penghargaan sebagai Ohoi Terbaik I mengalahkan 190 ohoi yang ada di Kabupaten Maluku Tenggara.


Banyak terobosan-terobosan yang telah dilakukan Ohoi Rumadian dengan mempergunakan Dana Desa yang diterimanya. Dalam pemanfaatan Dana Desa tersebut, perangkat Ohoi, memfokuskan pada kegiatan Bidang Pemberdayaan Kemasyarakatan, Bidang Pembangunan Ohoi, Bidang Pemerintahan Ohoi dan Bidang Pembinaan Kemasyarakatan.


Untuk Tahun 2017, Ohoi Rumadian mempunyai pendapatan Dana Desa sebesar Rp1,2 miliar yang berasal dari : (1) Dana Desa Tahun 2017 sebesar Rp752,6 juta (2) Kurang salur Dana Desa Tahun 2016 sebesar Rp 236,3 juta (3) Bagian dari hasil pajak dan retribusi kabupaten sebesar Rp7,89 juta (4) Alokasi Dana Ohoi Tahun 2017 sebesar Rp265,7 juta dan (5) Kurang salur Alokasi Dana Ohoi Tahun 2016 sebesar Rp14 juta.


Pada tahun ketiga adanya Dana Desa ini, Ohoi Rumadian terbilang sangat baik dalam penggunaan Dana Desa. Tidak ingin seperti ohoi lain yang ada di daerah Kabupaten Maluku Tenggara yang hanya terkonsentrasi menghiasdesa dengan membangun gapura dan pagar desa, Ohoi Rumadian justru memanfaatkan Dana Desa untuk memajukan kesejahteraan dan membangun akomodasi untuk masyarakat desa.


Oleh sebab itu, pengurus desa mengalokasikan Dana Desa untuk pembangunan infrastruktur, pembinaan dan pemberdayaan penduduk . Hal ini terbukti dengan telah rampungnya beberapa pekerjaan infrastruktur.


Pekerjaan infrastruktur yang pertama adalah rehabilitasi jaringan air higienis. Memanfaatkan sumber mata air yang berada di Ohoi Rumadian, pengelola desa sudah merehabilitasi dan membangun jaringan gres air bersih ke setiap rumah warga. Makara, warga sudah tidak kesulitan air higienis lagi alasannya air bisa menyala selama 24 jam. Dari sisi ekonomi, warga pun tidak butuhmengeluarkan ongkos untuk membeli jet pump.


Sarana penunjang kesehatan juga sangat dibutuhkan di wilayah ini dikarenakan jarak Puskesmas terdekat itu lumayan jauh dari desa. Oleh alasannya itu yang kedua ialah dialokasikannya dana untuk membangun Gedung Pos Kesehatan Desa (Poskedes).


Sekarang Gedung Poskesdes ini sudah siap beroperasi ditambah dengan peralatan dan peralatan Poskesdes yang juga sudah siap dipergunakan. Nantinya warga mampu dilayani selama 24 jam dikarenakan telah disediakan kamar untuk suster jaga.


Berikutnya, melihat mayoritas warga Ohoi Rumadian bekerja selaku petani, pengurus desa juga mengalokasikan Dana Desa untuk merehabilitasi dan membangun jaringan irigasi gres untuk seluruh lahan pertanian warga. Selain itu, demi melihat mulai banyaknya anak berusia dibawah lima tahun di Ohoi Rumadian, perangkat desa berinisiatif membangun PAUD semoga belum dewasa telah mampu belajar lebih dini dan tak perlu jauh-jauh ke ohoi lain.


Selanjutnya, untuk menambah luas daratan yang mampu digunakan sebagai permukiman dan lahan terbuka biasa , Ohoi Rumadian melakukan pembangunan talut. Diikuti dengan implementasi salah satu pandangan baru inovatif yang ada di Ohoi Rumadian yakni memfasilitasi eksistensi obyek rekreasi baru. Wilayah Ohoi Rumadian memiliki banyak peluangwisata alam berupa keindahan laut dan hutan mangrove.


Menindaklanjuti rencana itu, saat ini telah dibangun 2 dua) unit bangunan PKL dan Taman dengan bentuk dan warna yang sangat menawan selaku fasilitas penunjang kesempatanrekreasi yang ada. Bahkan juga ditawarkan kawasan untuk warga desa menjual kuliner dan minuman di area wisata yang materi baku makanannya berasal dari hasil pertanian warga Ohoi Rumadian sendiri.


Dalam tiga tahun ini, Ohoi Rumadian terbilang sangat bagus dalam pelaksanaan dan pengelolaan Dana Desa. Ronald Tethool menyampaikan faktor utama dalam membangun desa yakni komunikasi. Dalam setiap aktivitas atau pembangunan, beliau mengatakan jikalau diadakan rapat yang di situ harus selalu dihadiri oleh pengelola desa, perwakilan Badan Saniri Ohoi, dan penduduk .


Satu hal lagi, di setiap pembangunan ataupun kegiatan Ohoi Rumadian menawarkan papan berita terkait sumber dana dan jumlah dana dalam acara ataupun pembangunan tersebut sebab transparansi (keterbukaan) info itu sangat penting semoga penduduk juga tahu.


Selain itu, satu hal lagi yang perlu diacungi jempol adalah setiap acara maupun pembangunan infrastruktur yang ada dilakukan secara swakelola, yang intinya dari warga untuk warga. Sehingga, perputaran ekonomi masih di dalam Ohoi Rumadian sendiri.


Ohoi Rumadian berhasil memaksimalkan penggunaan Dana Desa untuk mengembangkan kualitas hidup warganya. Hal ini dimulai dari kepiawaian pemerintah desa dan masyarakat setenpat dalam memetakan program-acara yang menjadi keperluan pokok penduduk desa.


Ketersediaan air bersih dan eksistensi kemudahan kesehatan yang ialah keperluan utama warga menjadi acara yang dipercaya sebab eksklusif mengena ke penduduk . Diikuti juga dengan perbaikan fasilitas irigasi untuk mengoptimalkan peluanglahan pertanian warga.


Pun berikutnya adalah acara yang lain semisal pembangunan PAUD untuk pendidikan anak usia dini, pengerjaan talut untuk memperluas daratan dan pembangunan fasilitas PKL di lokasi kesempatanwisata desa setempat. Dengan terpilihnya program-program yang mengena eksklusif ke akar duduk perkara warga, maka pemanfaatan dana desa menjadi maksimal.


0 Response to "Penemuan Ohoi Rumadian Untuk Wujudkan Swakelola Dana Desa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel