Puncak Matang Kaladan, Desa Tiwingan Lama Kembangkan Destinasi Wisata Andalan Kalimantan Selatan

Objek wisata Puncak Matang Kaladan bisa mengganti Desa Tiwingan Lama tak lagi sebagai desa tertinggal. Puncak Matang Kaladan menyuguhkan panorama yang luar biasa sehingga menjadi destinasi paling banyak dikunjungi di Kabupaten Banjar. Berkat objek wisata ini, roda perekonomian masyarakat Desa Tiwingan Lama berkembang lebih singkat.



Desa Tiwingan Lama terletak di Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Selama lima dasawarsa penduduk desa hidup terpencil dalam kawasan Taman Hutan Raya (Tahura).





















Nama InovasiObjek Wisata Puncak Matang Kaladan
PengelolaPemerintah Desa Tiwingan Lama
Nama InovasiDesa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan
KontakArbani (Kepala Desa Tiwingan Lama)

Sarana transportasi sangat susah alasannya hanya mengandalkan jalur sungai yang lambat dan mahal. Akibatnya, distribusi kebutuhan utama sering tersendat alasannya adalah waktu yang dibutuhkan untuk perjalanan dari kota kabupaten ke desa cukup usang.


Sejak adanya Undang-Undang No 6 tahun 2014 ihwal Desa, Pemerintah Desa Tiwingan Lama bersusah payah menggali potensi dan sumber daya desa yang dapat menjadi sumber pendapatan orisinil desa (PADes).


Pada 2014, pilihan jatuh pada pengembangan rekreasi Puncak Matang Kaladan. Generasi muda menjadi kunci dan tulang punggung pengembangan lokasi menjadi destinasi wisata yang menawan.


Kehadiran media sosial sungguh membantu mempromosikan Puncak Matang Kaladan. Tak butuh waktu lama, Puncak Matang Kaladan sudah ramai dikunjungi para pelancong dari aneka macam kawasan. Puncak Matang Kalan mulai booming, bahkan popularitasnya telah menjangkai daerah Kalimantan Selatan.


Tak sedikit warga yang tinggal di kota provinsi tak mau melupakan peluang ini. Setiap musim piknik jumlah hadirin mampu mencapai angka dua ribu orang. Mereka ingin menyaksikan panorama yang indah dari Puncak Matang Kaladan dan mengabadikannya keindahan alam dalam foto dan video.


Pemerintah Desa Tiwingan Lama juga melakukan pembenahan lokasi dan akomodasi pendukung Puncak Matang Kaladan. Selama ini pembenahan akomodasi di objk wisata tersebut mempergunakan Dana Desa (DD). Ada pembangunan pagar keliling untuk menjamin keamanan hadirin. Mereka membuat jalan yang mampu dilalui sepeda motor.


Selain itu, ada anjungan (spot) dalam beragam bentuk, mirip bahtera, rumah pohon, bulan, bintang, dan jamur, untuk berswafoto. Puncak Matang Kaladan juga memiliki 10 lokasi parkir dan lahan camping yang cukup luas.


Objek wisata Puncak Matang Kaladan memang anugerah yang tak terhingga bagi pemerintah dan penduduk Desa Tiwingan Lama. Pemerintah Desa menerima 25 proses dari pemasaran tiket masuk ke objek wisata, sisanya dikembangkan untuk berbagai keperluan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) lokal.


Dalam sebulan ada 3.500 turis yang berkunjung ke Puncak Matang Kaladan. Dari pendapatan itu, Pemerintah Desa mengalokasikan untuk meningkatkan kemakmuran penduduk maupun membangun masjid.


Puncak Matang Kaladan memberikan pergeseran bagi warga desa. Kini, warung-warung makan berjejer di sepanjang jalan menuju tempat Puncak Matang Kaladan. Ada juga berkah bagi tukang ojek di mana sebelum ada Matang Kaladan kesulitan mencari penumpang.


Wisata Puncak Matang Kaladan memang cocok bagi wisatawan yang abnormal tantangan. Untuk mencapai puncak, wisatawan harus berlangsung lewat jalan setapak sepanjang 700 meter dengan tingkat kemiringan 60 derajat.


Meski ditawarkan ojek, rasanya agak ngeri juga naik motor ke Puncak Matang Kaladan. Kita mesti berpegangan cukup besar lengan berkuasa ketika motor dengan gas yang cukup tinggi mendaki puncak. Apalagi jikalau habis hujan, agak ngeri khawatir motornya tergelincir.


Saat malam Minggu, Puncak Matang Kaladan ramai dikunjungi para remaja. Mereka pada umumnya mendaki menjelang malam sehingga bisa melihat matahari terbenam. Di puncak Matang Kaladan, mereka bermalam dengan menyewa tenda.


Pokdarwis telah menyediakan 10 tenda untuk disewakan dengan harga sewa Rp 60.000/malam. Keesokan paginya, mereka melihat matahari terbit dari timur.


0 Response to "Puncak Matang Kaladan, Desa Tiwingan Lama Kembangkan Destinasi Wisata Andalan Kalimantan Selatan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel