Sekolah Kecil Pertanian Terintegrasi Desa Lembor
potensidesa – Salah satu prioritas penggunaan Dana Desa adalah untuk acara pemberdayaan penduduk untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa, seperti sekolah kecil pertanian terintegrasi Desa Lembor sebagai pembinaan peningkatan ekonomi masyarakat kelompok petani, peternak, nelayan, dan ibu-ibu rumah tangga.
Pemberdayaan Masyarakat, Sekolah Kecil Pertanian Terintegrasi
Jenis dan bentuk kegiatan pemberdayaan penduduk pun berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa masing-masing. Ada yang contoh pelatihannya hanya sekali dan final, tetapi ada juga yang teladan pelatihannya berjenjang, sehingga ada sasaran output yang dihasilkan.
Model kedua dikerjakan oleh Pemerintahan Desa Lembor, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Inovasi ini mulai diterapkan pada 2017, mereka menyelenggarakan aktivitas pemberdayaan masyarakat yang dikemas dalam bentuk training Sekolah Kecil Pertanian Terintegrasi dengan durasi waktu selama sembilan bulan (Maret-November).
| Nama Inovasi | Sekolah Kecil Pertanian Terintegrasi Desa Lembor |
| Penyelenggara | Pemerintah Desa Lembor |
| Alamat | Desa Lembor, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa timur |
| Penanggung jawab | M. Naim, S.Pd (Kepala Desa) |
| Telepon | +62-812-3568-216 |
Pelatihan ini disertai oleh 30 akseptor yang semuanya adalah petani warga penduduk Desa Lembor. Selanjutnya, akseptor training ini akan melaksanakan pilot project revolusi pertanian di Desa Lembor.
Para pelatih didatangkan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Jawa Timur. Bentuk pelatihan yang diberikan ialah tiga hari sarat penyuguhan bahan training secara classical (dalam ruangan), kemudian pertemuan selanjutnya dijalankan setiap Kamis selama sembilan bulan dengan bahan praktik lapangan.
Pelatihan Sekolah Kecil Pertanian Desa Lembor
Pada bahan praktik, peserta pelatihan dibagi menjadi tiga golongan, mereka diajari dan didampingi mulai dari proses persiapan pembuatan lahan, penyeleksian bibit lombok yang unggul (Lombok Sundari), pembangunan rumah kompos untuk buatan pupuk kompos sebagai media tanam, pembuatan green house untuk persemaian Lombok Sundari, penanaman pasca persemaian di lokasi demploud (lahan untuk uji coba), serta membuat obat-obatan pertanian yang dibuat di rumah distributor hayati.
Memasuki kala waktu tujuh bulan pembinaan (September), hasil yang diraih dari pelatihan ini sungguh luar biasa. Kelompok pertama sudah behasil menciptakan dan menyebarkan bibit lombok varietas unggul yang diberi nama lombok Sundari.
Kelompok kedua telah sukses membangun tiga rumah kompos untuk memproduksi pupuk kompos. Sedang golongan ketiga telah berhasi mendapatkan tiga jenis obat-obatan pertanian antara lain Trichoderma, PGPR, dan Mettarrisium. Kini ketiga jenis obat-obatan pertanian tersebut diproduksi di Rumah Agen Hayati.
Sejak diselenggarakannyan training sekolah kecil pertanian terintegrasi ini menjadi tonggak permulaan perubahan (revolusi) pertanian di desa Lembor, masyarakat mulai meninggalkan contoh tanam yang tradisional menuju contoh tanam yang berbasis hasil training sekolah kecil pertanian teritegrasi.
Pada September 2017 ini Kepala Desa Lembor menerima kesepakatan kerjasama dengan Dinas Pertanian untuk menanam Lombok di area seluas 10 hektar.
Ke depan hasil buatan dari penerima Sekolah Kecil Pertanian Terintegrasi Desa Lembor akan dipasarkan lewat BUM Desa. Ada bibit Lombok Sundari, pupuk Kompos, dan obat-obatan pertanian Rumah Agen Hayati.
Originally posted 2017-09-20 09:17:12.
0 Response to "Sekolah Kecil Pertanian Terintegrasi Desa Lembor"
Post a Comment