Trinil Wide, Rekreasi Ala Pohon Herry Potter Di Desa Sendangharjo

Sejak zaman penjajahan Hindia Belanda, kawasan pesisir utara merupakan pusat kota perdagangan dan pelabuhan bahari untuk pelayaran ke luar pulau. Kini, wilayah utara dikenal akibat kreativitas dan penemuan yang lahir di desa. Kawasan pesisir utara menyimpan peluangyang luar biasa besarnya, mulai dari potensi pertanian, jual beli, industri, dan pariwisata.



Seperti halnya desa-desa lain di cuilan utara Kabupaten Lamongan, Desa Sendangharjo memiliki letak geografis berada di atas gunung dengan ketinggian 300 m di atas permukaan air bahari. Potensi sumber daya alam yang dimiliki selain berbentuklahan pertanian yang terhampar luas, juga memiiki hutan desa seluas 40 Ha dari 1500 Ha area hutan yang dikontrol oleh Perhutani.

























Nama InovasiTrinil Wide, Wisata Ala Pohon Herry Potter
PengelolaBadan Usaha Milik Desa (BUMDes) Multi Sarana Mandiri Sendangharjo
AlamatDesa Sendangharjo, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur
Kontak PersonAhmad Kirom, S.Pd (Kepala Desa)
Telepon+62-822-3229-6249

Baru-baru ini hutan di Desa Sendangharjo didapatkan pohon spesies langkah dan unik bentuknya. Kini, pohon unik itu menjadi distinasi kunjungan rekreasi baru bagi warga Kabupaten Lamongan. Sejak dibuka untuk umum satu bulan yang lalu, lokasi wisata senantiasa dipadati oleh hadirin, utamanya di tamat pekan dan hari libur.


Pohon yang oleh warga sekitar kerap dinamakan Trinil ini mempunyai karakter dan bentuk yang unik. Cabangnya menjalar panjang ke aneka macam arah, perpaduan akar pohon yang saling melilit satu sama lain membuat pohon ini seperti anyaman rotan jikalau dilihat dari kejauhan. Keunikan yang lain setiap pohon (jenis lain) yang ditumpangi oleh cabang pohon unik ini usang-kelamaan akan kering dan mati.


Bagi Anda yang gemar dengan serial film Harry Potter pasti tak abnormal dengan bentuk pohon ini. Pohon ini mirip dengan pohon hidup mumping pillous yang melegenda. Karena keunikannya banyak pengunjung yang tiba cuma untuk berswafoto maupun foro bersama teman maupun keluarga.
















Di lokasi hutan Sendangharjo terdapat dua pohon Trinil besar yang menjadi favorit hadirin untuk berfoto. Di sebelah selatan pohon Trinil juga terdapat beberapa gua yang disinyalir oleh warga desa Sendangharjo ialah goa peninggalan penjajah Jepang yang berfungsi untuk mengintai pasukan Belanda. Objek rekreasi Trinil menempati areal seluas 6,3 Ha dari hutan desa Sendangharjo.


Sebelum menjadi objek wisata, hutan ini oleh warga Desa Sendangharjo dijadikan daerah untuk mencari kayu dan daun-daun untuk kuliner ternak (ramban). Cabang pohon Trinil sering dimanfaatkan untuk tali pengikat kayu maupun ramban pakan ternak.


Dengan dibukanya hutan ini menjadi objek rekreasi merupakan berkah ekonomi bagi warga desa Sendangharjo, warga yang dulunya mencari kayu dan ramban kini beralih menjadi pedagang dengan berjualan makanan dan minuman di sekeliling lokasi.


Untuk dikala ini objek rekreasi dikelola oleh Pemerintah Desa Sendangharjo berhubungan dengan pihak Perhutani. Akses jalan menuju lokasi dan tempat parkir mulai ditata. Pengunjung yang masuk ke lokasi objek wisata tidak dikenakan ongkos, cuma mengeluarkan uang uang parkir sebesar Rp 2000.


Di permulaan tahun 2018 nanti objek rekreasi ini akan dilounching oleh Pemerintah Desa Sendangharjo sehingga setiap pengunjung yang masuk akan dikenakan biaya. Pengelolaan objek rekreasi akan diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Multi Sarana Mandiri Sendangharjo. Untuk penambahan akomodasi, pemerintah desa akan mengalokasikan Dana Desa untuk pembangunan fasilitas dan prasarana penunjang objek rekreasi.


Agus Wahid Sunyoto, Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa Kabupaten Lamongan


Originally posted 2017-10-08 09:59:25.

0 Response to "Trinil Wide, Rekreasi Ala Pohon Herry Potter Di Desa Sendangharjo"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel