Desa Baula, Dana Desa Dan Semangat Bantu-Membantu Warga
Praktik Baik Inovasi Desa
Dana Desa bisa meningkatkan kemakmuran penduduk Desa Baula melalui penyediaan sumber air bersih dan pembukaan kanal jalan pertanian. Praktik inovasi desa ini melengkapi modal sosial penduduk berupa kerukunan dan keharmonisan antarwarga.
Baula merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Mitos dan legenda penduduk Mekongga menyebutkan bahwa kata Baula berasal dari bahasa Moronene yang artinya O, Ani, atau kulit kerbau.
| Nama Inovasi | Gotong-Royong dan Transparansi Dana Desa |
| Pengelola | Pemerintah Desa Baula |
| Alamat | Desa Baula, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara |
Kondisi Geografis Desa Baula
Secara geografis, desa yang terbentuk pada 1962 ini mempunyai luas kawasan sekitar 25 Km2. Desa Baula memiliki penduduk sebanyak 1.768 jiwa dengan lahan pemukiman seluas 105 Ha. Orbitas atau jarak antara Desa Baula ibukota kecamatan sejauh 3 Km, menuju ibukota kabupaten 20 Km, dan menuju ibukota provinsi 180 Km.
Desa Baula mempunyai 4 Dusun, yakni: Dusun Matabondu, Dusun Anggowala, Dusun Onembute, dan Dusun Iwoi Moare.
Sumber pemasukan terbesar keuangan Desa Baula berasal dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Pada segi pengeluaran, belanja Desa Baula didominasi untuk membiayai proyek pembangunan infrastruktur.
Dana Desa dan Semangat Gotong Royong Warga
Desa Baula disarankan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kolaka selaku desa percontohan dalam pengelolaan dan pemanfaatan dana desa untuk 2017. Alokasi Dana Desa diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan penduduk .
Desa Baula menyambut antusias kebijakan Dana Desa, apalagi penduduk desa masih kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang belum masuk ke desa, sedangkan air dari sumur gali kondisinya sangat keruh.
Selain itu, untuk jalan masuk jalan menuju lokasi perkebunan mesti ditempuh dengan berjalan kaki sehingga warga sukar mempergunakan moda transportasi untuk mengangkut hasil kebun. Desa Baula juga termasuk desa riskan banjir karena tidak mempunyai sistem drainase yang bagus.
Setelah program Dana Desa bergulir, maka ketika ini setidaknya masyarakat sudah memiliki jaringan air bersih dan 4 unit sumur Bor, di mana 1 unit sudah mampu dirasakan oleh 7 hingga dengan 10 Kepala Keluarga (KK) di desa.
Untuk pembangunan jalan perjuangan tani, telah dibuka jalan baru bagi warga sepanjang 3 km yang mampu dilalui kendaraan roda dua hingga roda empat. Untuk mengatasi permasalahan banjir juga sudah dijalankan perbaikan jalan masuk drainase/gorong-gorong sepanjang 485 m.

Pemberdayaan Masyarakat
Hal yang tidak kalah pentingnya bagi warga desa yaitu adanya aktivitas pemberdayaan masyarakat tergolong melibatkan ibu-ibu/perempuan. Kegiatannya antara lain pembelian kuliner sehat untuk gizi warga, dukungan insentif bagi guru-guru PAUD/Taman Kanak-kanak, pemberdayaan posyandu, dan pengadaan pupuk untuk kalangan tani.
Suksesnya pemanfaatan dana desa yang dirasakan oleh penduduk Desa Baula pastinya juga tidak lepas dari peran serta seluruh warga desa yang pundak-membahu dan sesungguhnya untuk membangun desa.
Ambil pola, warga rela membebaskan sebagian lahan kebunnya untuk dimanfaatkan selaku jalan usaha tani, ada warga yang rela menyumbangkan kendaraan pribadinya untuk fasilitas ambulans desa. Selain itu, warga secara swadaya mengerjakan fasilitas /prasarana infrastruktur desa dan lain-lain.
Peran aparatur desa dalam menjaga kerukunan dan keselarasan antar warga juga menjadi kunci utama. Balai Desa Baula menjadi saksi untuk memuat setiap aspirasi penduduk . Pemerintah Desa Baula pun sudah menyampaikan pengelolaan Dana Desa secara transparan lewat papan berita yang tersedia.
Konsultansi terkait aturan dan akuntabilitas keuangan juga difasilitasi oleh para pendamping, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa.
Desa Baula juga termasuk desa yang sudah tersertifikasi. Salah satu prestasi yang telah ditorehkan desa ini yakni menjadi Juara II Lomba Gerakan Sayang Ibu Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.
Dengan semua aspek di atas, maka Desa Baula menjadi salah satu bukti kesuksesan pemanfaatan Dana Desa. Keberhasilan dan inovasi Desa Baula layak dicontoh oleh desa-desa lainnya untuk mewujudkan tata pemerintahan desa yang baik dan higienis.
Demikianlah artikel ihwal Dana Desa dan Semangat Gotong Royong Warga. Diolah dari Kisah Sukses Dana Desa: Lilin-Lilin Cahaya di Ufuk Fajar Nusantara, Kementerian Keuangan, Jakarta: 2017
0 Response to "Desa Baula, Dana Desa Dan Semangat Bantu-Membantu Warga"
Post a Comment