Desa Lembean, Lambaian Dari Lembean

“Selain pertanian dan perkebunan yang menjadi kesempatanutama, eksistensi Bukit Wale Posaan dan Danau Seper ialah potensi rekreasi berguna yang bisa dikembangkan. Maka tak salah, kalau penggunaan dana desa untuk perbaikan infrastruktur jalan merupakan target utama dalam optimalisasi peluangDesa Lembean. Potensi keindahan rekreasi itulah yang kemudian menjadi daya tarik, serupa lambaian mengundang para turis untuk tiba.”


Desa Lembean, merupakan 1 dari 12 desa di Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Desa ini memiliki luas daerah 850 ha yang sebagian besar ialah areal sektor pertanian dan perkebunan. Letak geografisnya yg berbatasan dengan hutan lindung Gunung Klabat dan Pegunungan Lembean, membuatnya desa yang nyaman, asri dan strategis.


Desa Lembean hanya berjarak 7 km dari sentra kota menjadikan desa ini memiliki potensi bagi pertumbuhan industri pertanian dan perkebunan.


Jumlah masyarakatDesa Lembean keadaan tahun 2017 sebanyak 1.169 jiwa yang tinggal pada 6 Wilayah Jaga. Mata pencaharian utama yakni bertani dan berkebun, dengan hasil pertanian flora padi dan jagung. Sedangkan hasil kebun berbentukkelapa yang diolah menjadi kopra, serta pala yang dimasak menjadi manisan. Selain bertani dan berkebun tidak sedikit pula masyarakatdesa yang menjadi pekerja swasta maupun PNS.


Jumlah tersebut didominasi oleh penduduk dengan usia produktif antara 19 sampai dengan 56 tahun. Ditinjau dari tingkat pendidikan, masyarakatDesa Lembean mempunyai tingkat pendidikan yang beragam mulai dari Taman Kanak-kanak sampai S2, jumlah terbanyak adalah lulusan Sekolah Menengan Atas sebanyak 502 orang.


Sumber Pendapatan Desa pada Tahun 2017 diproyeksikan dari Pendapatan Asli Daerah sebesar 2,96%, Pendapatan Lain-lain yang sah sebesar 4,4% serta Pendapatan Transfer yang menyumbang 92,64% dari seluruh Pendapatan Desa.


Dana Desa di Desa Lembean pada Tahun 2017 ini berjumlah Rp745,6 juta yang terdiri dari alokasi Tahap I berjumlah Rp477,4 juta dan Tahap II sebesar Rp268,2 juta.


Penggunaan Dana Desa di Desa Lembean dilakukan secara proporsional untuk membiayai beberapa kegiatan fisik maupun non fisik. Kegiatan fisik mencakup Bidang Pembangunan Desa dan kegiatan nonfisik meliputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat melalui posyandu, diklataparatur desa, serta pengembangan seni dan budaya.


Selain pertanian dan perkebunan yang menjadi peluangutama, eksistensi Bukit Wale Posaan dan Danau Seper ialah potensi rekreasi berharga yang mampu dikembangkan. Maka tak salah bila penggunaan Dana Desa untuk perbaikan infrastruktur jalan ialah sasaran utama dalam optimalisasi potensi Desa Lembean.


Sebagai pertolongan pengembangan kesempatanwisata, dilakukan perbaikan jalan alternatif menuju kawasan wisata Bukit Wale Posaan dan Danau Seper, sekaligus perbaikan daerah pemandian biasa , sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan baru dan menjadi alternatif pencetus perekonomian pada sektor wisata.


Penggunaan Dana Desa yang direalisasikan pada aktivitas pengerasan jalan aspal, sungguh bermanfaat dalam meningkatkan saluran pemasaran hasil pertanian ke sentra jual beli. Sehingga penduduk yang berprofesi sebagai petani mendapatkan efisiensi tenaga dan waktu dalam menjual hasil pertanian yang berdampak pada peningkatan penghasilan mereka.


Pemberian kuliner suplemen dan acara imunisasi lewat aktivitas posyandu satu kali dalam setiap bulan menjadi bentuk aktual misi mengembangkan kesehatan penduduk , untuk merealisasikan generasi muda khususnya belum dewasa prasekolah di Desa Lembean menjadi generasi emas, berkembang dan berkembang dengan baik.


Dengan pemanfaatan Dana Desa di bidang pemberdayaan penduduk , prestasi seni budaya Desa Lembean meningkat dengan pesat. Tidak tanggung-tanggung, Group Kolintang Karang Taruna dan Remaja mendapat Juara Pertama di tingkat nasional. Prestasi yang lain, Maengket Lansia “Maesa Desa Lembean” menerima juara II tingkat Propinsi Sulawesi Utara.


Penggunaan Dana Desa di bidang tersebut mencakup pengadaan sarana dan prasarana kolintang serta pelatihan bagi penduduk Desa Lembean.


Menariknya, tidak hanya baik dalam pengelolaan dan penggunaan Dana Desa, Desa Lembean juga sangat transparan dalam pelaporan budget pendapatan dan belanja desa yang dipublikasikan dalam bentuk banner besar sebagai info publik. Pemerintah Desa lokal berharap tercipta pengawasan yang memadai baik secara intern maupun ekstern masyarakat Desa Lembean.


Penggunaan papan berita yang berisi sumber dana dan besaran persetujuan atas suatu pekerjaan mampu dijadikan materi kriteria oleh masyarakat, jikalau terdapat penyalahgunaan maupun ketidaksesuaian capaian output pekerjaan. Masyarakat pun memiliki tugas dalam mempertahankan transparansi dan akuntabilitas penggunaan Dana Desa.


Desa Lembean dengan kesempatanwisata yang indah, berpadu dengan keterampilan budaya penduduk lokal, akan menjadi pesona mahir serupa lambaian tangan yang memanggil para turis berdatangan.


Kesuksesan pengelolaan Dana Desa di Desa Lembean memberi nilai tambah bagi keindahan kesempatanwisatanya. Maka sangat tepat, jikalau penggunaan dana desa untuk perbaikan infrastruktur jalan ialah sasaran utama dalam optimalisasi potensi Desa Lembean.


Menariknya lalu, tidak cuma baik dalam pengelolaan dan penggunaan dana desa, Desa Lembean juga sungguh transparan dalam pelaporan budget pendapatan dan belanja desa yang publikasikan dalam bentuk banner besar selaku isu public. Pemerintah Desa setempat berharap tercipta pengawasan yang memadai baik secara intern maupun ekstern masyarakat Desa Lembean.


Penggunaan papan berita yang berisi sumber dana dan besaran kesepakatan atas suatu pekerjaan dapat dijadikan materi tolak ukur penduduk , bila terdapat penyalahgunaan maupun ketidaksesuaian capaian output pekerjaan. Masyarakat pun mempunyai peran dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana desa.


0 Response to "Desa Lembean, Lambaian Dari Lembean"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel