Desa Sumaja Makmur Kembangkan Fasilitas Lelang Karet Dalam Acara Revitalisasi Pasar Desa

Desa Sumaja Makmur (Tolhas) berinovasi membangun akomodasi lelang getah karet dalam acara revitalisasi pasar desa. Sebelum adanya kemudahan lelang, para petani karet kesusahan memuat dan memasarkan hasil panennya. Mereka terpaksa memasarkan karet terhadap tengkulak dengan harga utang. Kini, harga jual karet di sana relatif stabil, bahkan lebih menjanjikan. Program revitalisasi pasar desa mampu memajukan Pendapatan Asli Desa (PADes) Sumaja Makmur Rp 900.000,- perminggu.


Desa Sumaja Makmur terletak di Kecamatan Gunung Megang, Kabu­paten Muara Enim, Sumatra Selatan. Desa ini terletak 48 Km dari ibukota Kabupaten Muara Enim. Di abad lalu, kawasan Desa Sumaja Makmur merupakan acara transmigrasi sehingga sebagian besar penduduknya dari suku jawa. Mata pencaharian utama penduduk yakni berkebun sawit dan karet. Tak heran, kedua komoditas itu menjadi kesempatanunggulan desa.






















Nama InovasiFasilitas Lelang Karet dalam Pasar Desa
PengelolaPemerintah Desa Sumaja Makmur
Nama InovasiDesa Sumaja Makmur, Kecamatan Gunung Megang, Kabu­paten Muara Enim, Sumatra Selatan
Kontak
  • Parimin (Kepala Desa Sumaja Makmur)- +62-822-8622-6589

  • Kurniawan, M.Si (Camat Gunung Megang) – +62-813-7968-0872

  • Desa Sumaja Makmur memiliki pasar tradisional yang beroperasi setiap Hari Kamis. Kegiatan pasar melibatkan pedagang dan pembeli lintas desa, bahkan lintas kecamatan. Jumlah penjualmencapai 400 orang. Pasar menjual beragam kebutuhan primer harian, sekunder, bahkan tertier dengan nilai transaksi relatif tinggi. Setiap hari pasar, rata-rata transaksi mencapai angka Rp 1 miliar.


    Meski mata pencaharian masyarakat desa tergantung pada komoditas karet, namun desa itu belum memiliki fasilitas lelang getah karet di pasar desa. Hal itu mengakibatkan para petani sukar menjual getah karet dengan harga yang kompetitif. Harga karet relatif rendah alasannya adalah sebagian petani memasarkan getah karet pada tengkulak.


    Lalu, pada 2017, masyarakat menganjurkan pembangunan akomodasi lelang getah karet di pasar desa dalam Musyawarah Desa (Musdes). Pemerintah Desa Sumaja Makmur menyambut baik ajuan tersebut, sekaligus menganggarkan dana untuk proyek revitalisasi pasar. Fasilitas lelang getah getah di samping bangunan pasar, tepatnya mengambil daerah di tengah-tengah jalan rabat beton yang akan dibangun melingkar di lokasi pasar.


    Program revitalisasi pasar juga dimasukkan dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPDes) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dengan penganggaran lewat Dana Desa pada 2018. Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 tahun 2014 ihwal Pembangunan Desa, sebelumnya Pemerintah Desa Sumaja Makmur melaksanakan verifikasi lekayakan aktivitas, mirip desain kemudahan lelang dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).


    Selanjutnya, Pemerintah desa menyosialisasi rencana pembangunan kemudahan lelang karet pada penduduk , terlebih ada info bahwa planning itu menerima penentangan dari sejumlah tengkulak. Pemerintah desa coba merangkul para tengkulak dengan memanggil mereka dalam kegiatan sosialisasi sehingga mereka paham atas tujuan pembangunan fasilitas lelang getah karet di pasar desa.


    Pada 2018, proyek revitalisasi pasar dilakukan. Selain pembangunan sarana fisik, pemerintah desa melakukan aktivitas penguatan organisasi pelaku pasar. Dalam aktivitas itu pemerintah desa, perwakilan masyarakat, pelaku pasar dan pedagang, mendiskusikan seni manajemen pengelolaan pasar desa ke depan. Maka, lahirlah tiga janji, yakni kebersihan, berjualan secara terstruktur dan tidak semrawut, serta berkompetisi harga secara sehat.


    Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumaja Makmur ditunjuk selaku pengelola pasar desa merujuk pada Peraturan Desa (Perdes). Faktor kebersihan lingkungan pasar menjadi bagian penting dari program revitalisasi sehingga pengurus pasar bertanggung jawab untuk menghilangkan kesan kumuh.


    Berkat program revitalisasi pasar, Pasar Desa Sumaja Makmur menjadi lebih tertata. Adanya akomodasi lelang karet di pasar desa menciptakan penduduk lebih mudah memasarkan-berbelanja getah karet dengan harga yang kompetitif. Pasar Desa Sumaja Makmur menjadi barometer harga karet desa-desa sekitarnya. Tingginya aktivitas pasar desa bisa menyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar Rp 900.000,- perminggu.


    Inovasi Desa Sumaja Makmur ialah praktik baik dalam pembangunan desa. Inovasi Desa Sumaja Makmur dapat menjadi tumpuan bagi desa-desa yang memiliki peluangyang serupa. Peran serta penduduk dalam Musyawarah Desa menciptakan program kerja Pemerintah Desa makin sempurna sasaran.


    0 Response to "Desa Sumaja Makmur Kembangkan Fasilitas Lelang Karet Dalam Acara Revitalisasi Pasar Desa"

    Post a Comment

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel